Kamis, 9 April 2026

Kriminal

Lakukan Pelecehan Terhadap IRT, Fendi Inra Diciduk Polisi

Fendi Indra S (31), warga Kecamatan Klaten Tengah, Kabupaten Klaten ditangkap polisi karena nekat melakukan aksi begal payudara kepada seorang ibu ...

Editor: Muliadi Gani
FOTO: SHUTTERSTOCK
Ilustrasi pelecehan seksual oleh pria terhadap wanita. 

PROHABA.CO, KLATEN - Fendi Indra S (31), warga Kecamatan Klaten Tengah, Kabupaten Klaten ditangkap polisi karena nekat melakukan aksi begal payudara kepada seorang ibu rumah tangga berinisial VT (38).

Aksinya itu dia lakukan di Jalan Kemangi Kelaseman, Desa Tonggalan, Kecamatan Klaten Tengah tepatnya di depan Gereja GKJ Klaten pada Minggu (31/10) sekitar pukul 09.21 WIB.

Pelaku mengaku sudah 10 kali melakukan aksi meremas payudara para korbannya. "Sudah 10 kali.

Saya cari kepuasan," kata Fendi dalam pers rilis kasus tindak pidana pencabulan di Mapolres Klaten, Jawa Tengah, Kamis (2/12).

Pria yang sehari-hari bekerja sebagai kuli bangunan ini mengatakan sering melakukan aksi remas payudara karena dulunya sering menonton film porno.

Pelaku meremas payudara di jalanan secara acak.

Baca juga: Ngaku Dibegal, Sales Cabai Foya-foyakan Uang Tagihan

Aksi itu dia lakukan setiap Minggu saat libur kerja.

"Kalau ada perempuan di tengah jalan saya remas payudaranya.

Saya (meremas payudara) setiap Minggu saja," ungkap bapak dua anak tersebut.

Kasi Humas Polres Klaten Ipu Abdillah mengatakan, pelaku ditangkap di rumahnya pada Selasa (30/11) pukul 07.30 WIB.

Motif pelaku meremas payudara korban tersebut untuk mencari kepuasan syahwatnya.

"Pelaku mencari kepuasaan dengan cara meremas payudara korban," kata Abdillah.

Abdillah menceritakan aksi begal payudara itu dilakukan pelaku dengan cara memepet korban yang saat itu sedang mengendarai sepeda motor.

Baca juga: Dugaan Pelecehan, Mahasiswi dan Dosen Saling Lapor Polisi

Karena jarak antara pelaku dan korban sangat dekat, pelaku dengan mudahnya meremas payudara korban.

"Pelaku memepet korban dan tangan kiri pelaku langsung meremas payudara korban," kata Abdillah.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved