Breaking News:

Terlibat Kasus ITE, Warga Peudada dan Samalanga Diringkus Polisi

Tim Reserse Mobile (Rsmob) Satreskrim Polres Bireuen, Kamis (2/12/2021) menangkap dua pemuda, satu warga Desa Alue Rheng, Peudada

Editor: bakri
PROHABA/YUSMANDIN IDRIS
TIM Resmob Satreskrim Polres Bireuen mengamankan dua tersangka, berinisial HE (36), warga Desa Alue Rheng, Peudada dan RI (36) warga Desa Sangso, Samalanga, Bireuen yang diduga terlibat pemalsuan data di situs Prakerja untuk mengeruk keuntungan pribadi. Polres Bireuen mengamankan sepeda motor, emas, dan barang berharga lainnya dari dua tersangka kasus ITE tersebut. 

* Raup Keuntungan Ilegal Rp 150 Juta

BIREUEN - Tim Reserse Mobile (Rsmob) Satreskrim Polres Bireuen, Kamis (2/12/2021) menangkap dua pemuda, satu warga Desa Alue Rheng, Peudada dan seorang lagi warga Desa Sangso, Samalanga, Bireuen.

Kedua orang yang ditangkap itu masing-masing berinisial HE (36), wiraswasta, beralamat di Desa Alue Rheng, Peudada dan RI (36), juga wiraswasta, warga Desa Sangso, Samalanga, Bireuen.

 

Kedua pria tersebut diamankan karena diduga terlibat tindak pidana Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), yaitu mengakses website prakerja salah satu Program Bantuan Presiden Jokowi di masa pandemi Covid-19 lalu memanfaatkannya untuk keuntungan pribadi.

Kapolres Bireuen, AKBP Mike Hardy Wirapraja SIK MH yang didampingi Kasat Reskrim AKP Arief Sukmo Wibowo SIK dan KBO Reskrim Ipda Mukhtaruddin dalam jumpa pers mengatakan, keduanya ditangkap dalam waktu bersamaan.

 

Tindak pidana yang diduga dilakukan kedua tersangka adalah memanfaatkan program prakerja salah satu program pemerintah untuk masyarakat yang sedang mencari kerja.

Keduanya mengakses program tersebut melalui aplikasi OVO.

Kapolres menjelaskan, mereka melakukan manipulasi data untuk pencairan dana insentif bagi pencari kerja di masa pandemi Covid-19.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved