Gunung Semeru Kembali Muntahkan Awan Panas
Gunung Semeru kembali memuntahkan awan panas guguran, Kamis (16/12) sekitar pukul 09.30 WIB. Karena peristiwa tersebut, Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin
PROHABA.CO, SURABAYA - Gunung Semeru kembali memuntahkan awan panas guguran, Kamis (16/12) sekitar pukul 09.30 WIB.
Karena peristiwa tersebut, Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin membatalkan agenda kunjungan kerja ke wilayah terdampak erupsi Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur hari ini.
Kepala Biro Administrasi Pimpinan Pemprov Jatim Mohammad Ali Kuncoro membenarkan kabar batalnya kunjungan kerja wakil presiden Ma'ruf Amin tersebut.
"Batal karena lokasi mengeluarkan APG (Awan Panas Guguran)," katanya singkat melalui pesan WhatsApp, Kamis siang.
Sementara itu, rombongan Wapres sudah mendarat di Bandara Internasional Juanda Surabaya sejak Kamis pagi.
Karena pertimbangan keamanan, Wapres menggelar pertemuan secara virtual dari ruang VVIP Bandara Internasional Juanda Surabaya.
"Wapres rapat daring dari Bandara Juanda dengan posko di lokasi erupsi di Lumajang," terangnya.
Baca juga: 27 Jenazah Korban Erupsi Gunung Semeru Teridentifikasi, Berikut Identitasnya
Baca juga: Jangan Dekati Zona Merah Semeru, apalagi Sekadar Selfie”
Seperti diberitakan, Awan Panas Guguran (APG) Gunung Semeru dilaporkan kembali menerjang pada Kamis (16/12).
Sejumlah relawan berlarian turun dari lokasi bencana letusan Gunung Semeru di Lumajang, Jawa Timur.
Mereka berupaya menyelamatkan diri dari awan panas Gunung Semeru.
Peristiwa relawan dan warga berlarian tersebut, terekam dalam sebuah video dan beredar di aplikasi WhatsApp maupun media sosial.
Dalam video terlihat sejumlah relawan dan warga panik.
Tampak pula sejumlah kendaraan berat menjauh dari lokasi guguran awan panas.
“Tadi sekitar pukul 09.30 WIB terjadi Awan Panas Guguran (APG) lagi,” kata Ketua Badan Rescue Nasdem Jember David Handoko Seto yang berada di lokasi bencana Semeru. (kompas.com)
Baca juga: Erupsi Semeru, 2.970 Rumah dan 13 Fasilitas Umum Rusak
Baca juga: ACC Resmikan Kantor Cabang Syariah Pertama di Aceh
Baca juga: Di Tahun 2022, Masyarakat Aceh Hanya Sekali Bisa Saksikan Gerhana Bulan Total
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/prohaba/foto/bank/originals/Tim-SAR-gabungan-menyusuri-jalur-material-guguran-awan-panas-Gunung-Semeru-1.jpg)