Rabu, 29 April 2026

Internasional

Demo Tolak Serbu Ukraina, 4.366 Warga Rusia Ditahan

Ribuan orang menggelar aksi protes pada Minggu (6/3) di 56 kota di seluruh Rusia menentang invasi Presiden Rusia Vladimir Putin ke Ukraina ...

Tayang:
Editor: Muliadi Gani
AP PHOTO/DMITRI LOVETSKY
Polisi menahan seorang demonstran selama aksi menentang serangan Rusia ke Ukraina di St Petersburg, Rusia, Rabu (2/3/2022). Protes terhadap invasi Rusia ke Ukraina dilanjutkan pada Rabu, dengan orang-orang turun ke jalan-jalan di Moskwa, St Petersburg, dan kota-kota Rusia lainnya meskipun ada penangkapan massal. 

Patriark Kirill, kepala Gereja Ortodoks Rusia, mengatakan bahwa nilai-nilai Rusia sedang diuji oleh Barat.

Kirill mengatakan, Barat hanya menawarkan konsumsi berlebihan dan ilusi kebebasan.

Sebelumnya, Putin menyebut invasi yang diluncurkan pada 24 Februari di Ukraina sebagai "operasi militer khusus".

Dia mengatakan, aksi militer tersebut bertujuan untuk membela komunitas berbahasa Rusia di Ukraina timur dan mencegah AS memanfaatkan Kyiv untuk mengancam Moskwa.

Barat lantas membantah argumen Putin dan mengatakan itu hanyalah dalih semata untuk melancarkan perang.

Negara-negara Barat lantas menjatuhkan sejumlah sanksi yang bertujuan melumpuhkan ekonomi Rusia.

Selain itu, AS, Inggris, dan beberapa anggota NATO lainnya telah memasok senjata ke Ukraina.

Kritikus Kremlin yang dipenjara, Alexei Navalny, menyerukan aksi protes pada Minggu di seluruh Rusia dan seluruh dunia menentang invasi.(kompas.com)

Baca juga: Gertakan Rusia Pakai Nuklir Membuat Warga Eropa Panik

Baca juga: Tim Pekat Tangkap Bandar Sabu di Lawe Sarap Agara

Baca juga: Nunung dan Soimah jadi Inspirasi, Roy Kiyoshi Terjun ke Dunia Komedi

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved