Bayi Dikerubungi Semut Ditemukan di Teras Rumah Warga Aceh Tenggara
Seorang ibu rumah tangga (IRT), Sumiati, kaget bukan main saat menemukan bayi laki-laki di teras rumahnya di Desa Purwodadi, Kecamatan Badar, ...
PROHABA.CO, KUTACANE - Seorang ibu rumah tangga (IRT), Sumiati, kaget bukan main saat menemukan bayi laki-laki di teras rumahnya di Desa Purwodadi, Kecamatan Badar, Aceh Tenggara (Agara), Minggu (24/4/2022) sekira pukul 07.30 WIB. Penemuan itu menghebohkan warga setempat karena sang bayi diduga dibuang orang tuanya dan kondisinya sudah dikerubuti semut.
Kapolres Aceh Tenggara (Agara), AKBP Bramanti Agus Suyono SIK MH didampingi Kapolsek Badar Ipda Irwansyah Putra Pelis, mengatakan, pada Minggu (24/4/2022) sekira pkl 07.30 WIB di Desa Purwodadi ditemukan seorang bayi laki-laki tanpa identitas, tepatnya di atas bangku depan teras rumah Sumiati.
Menurut Kapolres, pada pagi Minggu kemarin, Sumiati ke luar untuk bersih-bersih di depan teras rumahnya pukul 07.30 WIB.
Saat itu, Sumiati menuju ke teras, tempat ia berjualan es kelapa muda.
Baca juga: Wanita Bireuen Buang Bayi karena Hasil Hubungan Gelap, Pacarnya Melarikan Diri
Tiba-tiba terlihat olehnya ada bungkusan kain warna hijau dan merah di atas bangku tempatnya berjualan.
Sumiati mendekati bungkusan tersebut.
Ternyata, ada seorang bayi di dalamnya yang mulai dikerubungi semut.
Selanjutnya, Sumiati mendatangi rumah Kepala Desa Purwodadi, Arikusanto, untuk melaporkan penemuan bayi tersebut.
Kemudian, kepala desa bersama Sumiati mendatangi tempat bayi itu ditemukan.
Setelah melihat bayi tersebut, Kepala Desa Purwodadi memanggil istrinya untuk membawa bayi tersebut ke rumahnya untuk dirawat.
Sebelumnya bayi itu dibawa ke RSU untuk diperiksa kesehatannya.
Baca juga: Seorang IRT di Bireuen Akui Buang Bayinya ke Area RSUD, Motif Masih Misteri
Lakukan penyelidikan
Kapolres Agara, AKBP Bramanti Agus Suyono SIK MH mengatakan, penemuan bayi laki-laki yang diduga berumur dua hari itu sedang diselidiki polisi.
"Kasus penemuan bayi ini sedang kita selidiki untuk mengungkap siapa pelaku dan apa motifnya.
Apakah bayi itu dibuang karena pengaruh ekonomi atau karena hasil hubungan gelap, itu yang sedang kita dalami," kata Kapolres Agara AKBP Bramanti.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/prohaba/foto/bank/originals/Kapolres-Aceh-Tenggara-AKBP-Bramanti-Agus-Suyono-SH-SIK-MH-1.jpg)