Kriminal

Dua Pengangkut 6 Ton Getah Pinus Ilegal Diciduk Polisi

Personel Resmob Polres Abdya menangkap dua orang yang diduga mengangkut getah pinus tanpa dilengkapi dokumen resmi atau ilegal ...

Editor: Muliadi Gani
FOTO FOR PROHABA
Dua tersangka pengangkut getah pinus tanpa dilengkapi dokumen resmi atau ilegal yang ditangkap di Jalan Trangon KM 5, tepatnya di Desa Ie Mirah, Kecamatan Babah Rot, Kabupaten Aceh Barat Daya, Senin (25/4/2022) 

PROHABA.CO, BANDA ACEH - Personel Resmob Polres Abdya menangkap dua orang yang diduga mengangkut getah pinus tanpa dilengkapi dokumen resmi atau ilegal.

Keduanya ditangkap di Jalan Trangon Km 5, tepatnya di Desa Ie Mirah, Kecamatan Babah Rot, Kabupaten Aceh Barat Daya atau Abdya, Senin (25/4/2022).

Dirreskrimsus Polda Aceh, Kombes Sony Sonjaya membenarkan adanya penangkapanterhadap dua orang yang mengangkut getah pinus tanpa dilengkapi dokumen yang sah itu.

Inisial kedua tersangka masing-masing AYS (27) dan LI (26).

Baca juga: Pencurian Ternak Marak, Pelaku Sembelih di Tempat

Sony menjelaskan penangkapan tersebut berawal dari informasi masyarakat tentang adanya aktivitas pengangkutan getah pinus yang diduga ilegal menggunakan mobil dumptruck diesel.

Mengetahui informasi tersebut, tim Resmob berpatroli dan mendapati satu dumptruck dengan bak belakang tertutup terpal.

Setelah diperiksa, ternyata mobil tersebut mengangkut puluhan goni berisi getah pinus dengan berat keseluruhan diperkirakan mencapai enam ton.

“Benar, ada dua orang yang kita amankan, yaitu AYS (27) dan LI (26).

Saat diperiksa mereka tidak dapat menunjukkan dokumen resmi pengangkutan getah pinus,” ujarnya.

Baca juga: Sejak Invasi Rusia Dimulai, Lebih Dari 2,8 Juta Orang Ukraina Pergi Ke Polandia

Saat ini, kedua tersangka pelaku beserta barang bukti berupa satu dumptruck dan getah pinus seberat enam ton diamankan di Mapolres Abdya untuk dilakukan proses hukum,” kata Sony kepada Prohaba, Senin (25/4/2022).

Sony juga mengingatkan agar masyarakat tidak nekat mengangkut getah pinus tanpa dilengkapi surat izin yang sah.

Pasalnya, Satreskrim jajaran menjadikan hal tersebut sebagai atensi bersama.

Apalagi, sambungnya, penyelundupan getah pinus mentah keluar Aceh sangat merugikan PAD baik kabupaten maupun provinsi.

Bagi masyarakat yang melihat atau mengetahui penyelundupan getah pinus agar melaporkannya ke posko atau melalui nomor 081360606047. (dan)

Baca juga: Dewas: Dirut Pertamina Tak Kooperatif Terkait Kasus Lili Pintauli

Baca juga: Polisi Ringkus Tersangka Pencuri Laptop dan Tabung Gas di Pidie

Baca juga: Pasutri Cetak dan Edar Uang Palsu di Aceh Besar Diringkus, 68 Lembar Upal Disita

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved