Luar Negeri
Pasukan Ukraina di Mariupol Menyerah, Nasibnya Tak Jelas
Nasib ratusan tentara Ukraina yang mengakhiri perlawanan selama berminggu-minggu di pabrik baja Azovstal di Mariupol masih belum jelas, ...
Dalam beberapa minggu terakhir, katanya, ketika persediaan yang ditimbun di pabrik baja mulai berkurang dan serangan Rusia di pabrik terus berlanjut, para tentara hanya makan sekali sehari dan minum air dari pipa dan sumber tidak bersih lainnya.
Sandra Krotevych mengatakan para pejuang telah lama menyadari Mariupol tidak lagi memiliki kepentingan strategis bagi tentara Ukraina, dan berharap dapat menguburkan orang mati dan mengevakuasi mereka yang terluka.
Mereka telah bertahan untuk kesepakatan yang akan memungkinkan mereka pergi ke Wilayah yang dikuasai Ukraina atau negara ketiga.
“Secara halus, saya sedikit terkejut. Saya tidak senang tentang itu (evakuasi ke Rusia) dan saya ingin mendengar jaminan keamanan sebelum ini terjadi,” katanya dalam sebuah wawancara telepon.
“Hidup mereka ada di tangan para pemimpin internasional. Jika mereka dapat menemukan cara untuk menyelamatkan mereka, maka semua warga Ukraina akan sangat berterima kasih.
Mereka adalah pahlawan bagi seluruh Ukraina,” katanya.
(kompas.com)
Baca juga: Majelis Hakim Vonis Dua Terdakwa Kasus Korupsi Turnamen Tsunami Cup
Baca juga: Dapat Jackpot Rp 3,3 Triliun, Pasutri Jadi Pemenang Lotre Terbesar di Inggris
Baca juga: Delapan Perampok Truk Sawit di Asahan Diciduk
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/prohaba/foto/bank/originals/Prajurit-Ukraina-duduk-di-dalam-bus-setelah-mereka-dievakuasi-dari-pabrik-baja-Azovstal-Mariupol.jpg)