Tahukah Anda
Mengapa Ada Perokok Seumur Hidup yang Tak Kena Kanker Paru-Paru?
Merokok merupakan faktor risiko nomor satu yang menyebabkan seseorang menderita kanker paru-paru ...
Penurunan mutasi ini menurut peneliti karena orang-orang tersebut memiliki sistem yang sangat mahir untuk memperbaki kerusakan DNA atau mendetoksifi kasi asap rokok.
“Sel paru-paru ini bertahan selama bertahun-tahun, bahkan puluhan tahun, dan dengan demikian dapat mengakumulasi mutasi dengan usia dan merokok.
Dari semua jenis sel paru-paru, ini adalah yang paling mungkin menjadi kanker,” jelas Spivack.
Apakah mutasi sel berkembang menjadi tumor atau tidak itu tergantung pada seberapa baik tubuh dapat memperbaiki DNA atau mengurangi kerusakan DNA.
Sementara itu, gen yang berkaitan dengan perbaikan DNA itu dapat diwariskan atau diperoleh.
Temuan ini pun dapat membantu menjelaskan mengapa 80 hingga 90 persen perokok seumur hidup tak pernah mengalami kanker paru-paru.
Ini juga dapat membantu menjelaskan mengapa beberapa orang yang tak pernah merokok sama sekali justru terkena kanker.
“Kami sekarang ingin mengembangkan tes baru yang dapat mengukur kapasitas seseorang untuk perbaikan DNA atau detoksifi kasi yang dapat menawarkan cara baru untuk menilai risiko seseorang terkena kanker paru-paru,” ungkap ahli genetika Jan Vijg.
Meski begitu, gen bukanlah satu-satunya faktor yang memengaruhi risiko kanker seseorang.
Faktor lingkungan seperti diet juga dapat memengaruhi nutrisi dalam tubuh yang berdampak pada perkembangan tumor atau kanker. Studi ini dipublikasikan di Nature.
(Kompas.com)
Baca juga: Polisi Ringkus Dua Pengedar Sabu di Langsa
Baca juga: Kenali Kanker Serviks: Tanda-tanda, Faktor Penyebab, hingga Makanan Pencegah
Baca juga: Berawal Saling Klaim Lahan, Brimob Dor Warga Keutapang
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/prohaba/foto/bank/originals/Ilustrasi-rokok-02.jpg)