Sabtu, 18 April 2026

Luar Negeri

Kereta Tergelincir di Iran Tengah, 17 Orang Tewas

Sedikitnya 17 orang tewas dan puluhan lainnya cedera pada Rabu (8/6) ketika sebuah kereta tergelincir di dekat kota Tabas di Iran tengah ...

Editor: Muliadi Gani
FOTO: AFP
Tim penyelamat di lokasi kereta tergelincir di dekat kota Tabas di Iran tengah di jalur antara kota Mashhad dan Yazd di Iran. 

PROHABA.CO, TEHERAN - Sedikitnya 17 orang tewas dan puluhan lainnya cedera pada Rabu (8/6) ketika sebuah kereta tergelincir di dekat kota Tabas di Iran tengah.

Kereta tergelincir setelah menabrak sebuah ekskavator di samping rel, media pemerintah melaporkan, dilansir AFP.

Kereta yang sedang dalam perjalanan dari kota timur laut Mashhad ke pusat kota Yazd dengan 388 penumpang di dalamnya, keluar jalur di padang pasir pada pukul 5.30 pagi (0100 GMT).

"17 orang dinyatakan tewas dan 37 dari 86 orang terluka telah dipindahkan ke rumah sakit," kata juru bicara layanan darurat Mojtaba Khaledi kepada televisi pemerintah.

"Jumlah korban tewas mungkin bertambah karena beberapa yang terluka berada dalam kondisi kritis," katanya, seraya menambahkan bahwa "24 ambulans dan tiga helikopter telah dikirim ke tempat kejadian."

Baca juga: Incar Pasokan Senjata Barat, Rusia Bombardir Stasiun Kereta Api Ukraina

Tabas terletak di provinsi Khorasan Selatan sekitar 900 kilometer (560 mil) melalui jalan darat dari Teheran.

Wakil kepala kereta api milik negara Iran, Mir Hassan Moussavi, mengatakan kepada penyiar negara bahwa kereta itu membawa 348 penumpang.

"Kereta tergelincir setelah menabrak ekskavator yang berada di dekat rel," katanya.

Beberapa dari yang terluka diterbangkan ke rumah sakit dengan helikopter, tayangan televisi negara menunjukkan.

Tim penyelamat memeriksa gerbong yang terbalik saat penonton berkumpul di dekatnya.

Salah satu gambar menunjukkan ekskavator kuning di sisinya di tepi rel.

Baca juga: Tabrakan Maut Bus Panorama dan Mitsubishi di Jalinsum Medan-Tebinginggi, Renggut 1 Nyawa dan 3 Luka

Lima dari 11 gerbong kereta keluar dari rel, kata kepala operasi darurat Bulan Sabit Merah Iran, Mehdi Valipour, kepada televisi pemerintah.

Presiden Ebrahim Raisi mengungkapkan kesedihannya atas penggelinciran itu dan menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban.

Dia juga mengeluarkan perintah untuk mempercepat penyelidikan penyebab kecelakaan itu.

Menteri Pembangunan Jalan dan Perkotaan Rostam Ghassemi meminta maaf kepada warga Iran di Twitter dan mengatakan kementerian bertanggung jawab atas insiden tersebut.

Jaksa Tabas mengunjungi tempat kejadian saat penyelidikan yudisial diluncurkan, media Iran melaporkan.

(kompas.com)

Baca juga: Minibus L300 dan Avanza Tabrakan di Samahani, Satu Penumpang Terjepit

Baca juga: Anak dalam Asuhan Mantan Suami, Wanda Hamidah Akan Perjuangkan Haknya sebagai Ibu

Baca juga: Seorang Siswa Tewas Tersambar Petir Saat Pertandingan Bola Kaki

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved