kecelakaan

Dua Bus Bertabrakan di Jalinsum, Tujuh Tewas

Tujuh orang meninggal dunia dalam insiden tabrakan antara bus PMS kontra PMH di Jalinsum, Desa Asam Jawa, Torgamba, Labuhanbatu Selatan (Labusel), ...

Editor: Muliadi Gani
Istimewa
Kondisi dua bus yang terlibat tabrakan maut di Jalinsum. 

PROHABA.CO, MEDAN - Tujuh orang meninggal dunia dalam insiden tabrakan antara bus PMS kontra PMH di Jalinsum, Desa Asam Jawa, Torgamba, Labuhanbatu Selatan (Labusel), Sumatera Utara.

Selain mereka, ada 13 orang lainnya menjadi korban dan luka-luka.

Dirlantas Polda Sumut Kombes Indra Darmawan Iriyanto mengatakan dari 13 orang yang menjadi korban kecelakaan itu, sebagian di antaranya telah pulang.

"Ada yang sudah pulang, dirujuk, dan juga ada yang masih dirawat," kata Indra, Selasa (21/6).

Indra mengatakan saat ini tim TAA (Traffic Accident Analysis) Ditlantas Polda Sumut telah tiba di lokasi dan melakukan olah TKP.

Baca juga: Minibus L300 dan Avanza Tabrakan di Samahani, Satu Penumpang Terjepit

Indra juga menyebutkan olah TKP itu berupa pengecekan lokasi yang dilakukan secara scientific.

"Pengecekan di TKP, secara scientific," tambah Indra.

Sebelumnya diberitakan, tujuh orang meninggal dunia dalam insiden tabrakan maut antara PMH kontra PMS yang terjadi di Jalinsum tepatnya di Desa Asam Jawa, Kecamatan Torgamba, Labusel.

Pihak kepolisian menyebutkan, dari data sementara hingga Senin (20/6) petang, tujuh orang yang meninggal dunia itu, tiga di antaranya tewas di tempat, sementara empat orang meninggal dunia di rumah sakit.

Dirlantas Polda Sumut Kombes Indra Darmawan Iriyanto merinci, dari daftar korban meninggal dunia itu, tiga orang adalah awak bus, yakni sopir masing-masing bus dan kernet Bus PMH.

Baca juga: Bus Pariwisata di Kulon Progo Seruduk Pemotor Perempuan, 1 Tewas

Baca juga: Kecelaan Maut Bus Peziarah Tewaskan 4 Orang, Sopir Hilang Kendali

Sementara empat lainnya adalah penumpang.

Kemudian, Indra mengungkap dugaan awal penyebab kejadian itu.

Polisi menduga tabrakan terjadi akibat salah satu bus ingin menyalip kendaraan di depannya.

"Di titik tempat terjadi tabrakan itu terlihat bus dari Medan menuju Riau itu berada di lajur kanan, di situ ada marka yang menandakan tidak boleh menyalip dan dari keterangan saksi-saksi sebelum kejadian memang bus dari arah Medan menuju Riau itu ingin mendahului kendaraan," kata Indra kepada wartawan, Senin (20/6).

(kompas.com/detik.com)

Baca juga: Bus Sugeng Rahayu Terguling di Madium, 19 Penumpang Luka

Baca juga: Tabrakan Maut Bus Panorama dan Mitsubishi di Jalinsum Medan-Tebinginggi, Renggut 1 Nyawa dan 3 Luka

Baca juga: Sopir Mengantuk, Bus Sempati Star Terbalik, 21 Penumpang Masuk Rumah Sakit

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved