Sabtu, 11 April 2026

Luar Negeri

Gempa Kuat Guncang Afghanistan, Lebih 1.000 Tewas dan 1.500 Luka

Gempa Afghanistan dilaporkan telah menewaskan lebih dari 1.000 orang tewas dan lebih dari 1.500 terluka di Afghanistan tenggara, kata para pejabat ...

Editor: Muliadi Gani
Foto: AP
Korban Gempa Afghanistan Capai 1.000 Jiwa Tewas, 2.000 Rumah Hancur 

PROHABA.CO, KABUL - Gempa Afghanistan dilaporkan telah menewaskan lebih dari 1.000 orang tewas dan lebih dari 1.500 terluka di Afghanistan tenggara, kata para pejabat.

Gempa berkekuatan 6,1 skala Richter itu terjadi sekitar 27 mil (44km) dari kota Khost, dekat perbatasan negara itu dengan Pakistan, dan berada pada kedalaman 31,6 mil (51 km), menurut Survei Geologi AS.

Jumlah mereka yang tewas dan terluka dilaporkan oleh Kantor Berita Bakhtar yang dikelola negara.

"Jumlah korban tewas kemungkinan akan meningkat karena beberapa desa berada di daerah terpencil di pegunungan, dan akan membutuhkan waktu untuk mengumpulkan rinciannya," kata pejabat kementerian dalam negeri Salahuddin Ayubi sebagaimana dilansir Sky News pada Rabu (22/6).

Baca juga: Afghanistan Gempa Bumi 1000 Orang Tewas

Baca juga: Kalau Memang Harus Jadi Istri Kedua, Desy Ratnasari Pasrah

Sebagian besar korban tewas berada di Provinsi Paktika.

Rekaman dari daerah dekat perbatasan Pakistan itu menunjukkan para korban dibawa menggunakan helikopter untuk diterbangkan keluar dari daerah tersebut.

Bakhtar News Agency mengunggah gambar rumah-rumah batu yang hancur dan yang terluka dirawat di rumah sakit.

"Gempa bumi dahsyat mengguncang empat distrik di provinsi Paktika, menewaskan dan melukai ratusan warga negara kami dan menghancurkan puluhan rumah," cuit Bilal Karimi, wakil juru bicara pemerintah Taliban.

"Kami mendesak semua lembaga bantuan untuk mengirim tim ke daerah itu segera untuk mencegah bencana lebih lanjut."

Bencana itu terjadi di tengah krisis ekonomi dan kemanusiaan di Afghanistan, sejak Taliban mengambil kendali pada Agustus tahun lalu dan penarikan pasukan internasional pimpinan AS setelah dua dekade perang.

Baca juga: Gempa 7,3 Magnitudo Guncang Jepang, Dua Tewas dan 90 Luka

Baca juga: Vinicius Junior Tolak Gaji 12 Kali Lipat dari PSG demi Real Madrid

Ekonomi negara yang sudah rapuh, sangat bergantung pada bantuan, tapi kini makin dilumpuhkan oleh sanksi Barat terhadap sektor perbankannya dan miliaran pemotongan bantuan.

Getaran gempa Afghanistan pada Rabu (22/6) dirasakan pada jarak sekitar 310 mil (500 km) oleh sekitar 119 juta orang di Pakistan, Afghanistan dan India, menurut Pusat Seismologi Mediterania Eropa (EMSC) dalam sebuah kicauannya di Twitter.

"Goncangan terasa kuat dan panjang," tulis seorang saksi dari Kabul di situs web EMSC.

"Itu kuat," kata saksi lain dari Peshawar di barat laut Pakistan.

Tidak ada laporan segera mengenai kerusakan atau korban di Pakistan.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved