Berita Banda Aceh
Hati-hati! Waspada Gelombang Tinggi Capai 6 Meter di Perairan Aceh, Tangkapan Ikan Ikut Menurun
"Waspada potensi gelombang tinggi yang dapat mencapai ketinggian 3 meter lebih di wilayah Perairan Utara Sabang"
Hati-hati! Waspada Gelombang Tinggi Capai 6 Meter di Perairan Aceh, Tangkapan Ikan Ikut Menurun
PROHABA.CO- Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda (SIM) Banda Aceh mengimbau masyarakat dan nelayan untuk waspada terhadap potensi gelombang tinggi di Perairan Aceh.
"Waspada potensi gelombang tinggi yang dapat mencapai ketinggian 3 meter lebih di wilayah Perairan Utara Sabang"
"Selat Malaka Bagian Utara, Barat Aceh, Samudera Hindia Barat Aceh dan sekitarnya," kata kata Kasie Data dan Informasi BMKG Bandara SIM Blangbintang, Zakaria Ahmad, Senin (4/7/2022).
Baca juga: Nelayan yang Tenggelam di Ujung Perleng Ditemukan Meninggal
Ia menyebutkan tinggi gelombang di Perairan Utara Sabang, Senin (4/7/2022) yaitu 3-6 meter, Selat Malaka Bagian Utara 0,01-4 meter.
Selanjutnya, Perairan Sabang- Banda Aceh 0,01-3 meter Perairan Lhokseumawe 0,01-0,50 meter.
Kemudian Perairan Barat Aceh 1,50- 4 meter, Perairan Meulaboh- Kepulauan Sinabang 0,01- 3 meter, dan Samudera Hindia Barat Aceh 1-6 meter.
Hal ini pun berdampak ke hasil tangkapan ikan para nelayan tradisional di Gampong Jawa, Banda Aceh yang ikut menurun.
Baca juga: Nelayan Minta Pemerintah Aceh Bangun Docking Kapal
Saat ini Provinsi Aceh memasuki musim angin barat.
Selama musim angin barat, jumlah tangkapan ikan oleh nelayan pukat darat di daerah tersebut mengalami penurunan.
Panglima Laot Banda Aceh, Pawang Surya Suib mengatakan ketika angin barat seperti ini, pihaknya paling mendapatkan per orang itu sekitar Rp 80 ribu.
"Tapi kalau ombaknya sudah tidak terlalu besar, itu Alhamdulillah terkadang kita juga dapat banyak," kata Panglima Laot.
Baca juga: 400 Nelayan Aceh Timur Dibekali Teknik Keselamatan Kerja
Hal ini, sebutnya, berbanding terbalik saat masa musim angin timur tiba, di mana hasil tangkapan ikan para nelayan sedikit lebih banyak.
Di mana dalam seharinya itu setiap dilakukan tarik pukat, pihaknya dapat meraup ikan dengan nominal harga mulai dari Rp 2 juta hingga Rp 4 juta.
"Tapi nggak tentu, tergantung banyaknya rombongan ikan yang turun. Tapi kalau lagi sedikit rombongan ikannya yang kita dapat, itu paling sehari dapat Rp 100 ribu, malah bisa Rp 50 ribu," ungkapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/prohaba/foto/bank/originals/NELAYAN-ACEH.jpg)