Universitaria
Pengalaman Perkuat Daya Saing Mahasiswa Terjun di Dunia Kerja
Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) kini bukan satu-satunya modal bersaing di dunia kerja. Mahasiswa perlu memperkaya diri dengan beragam kemampuan ...
PROHABA.CO - Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) kini bukan satu-satunya modal bersaing di dunia kerja.
Mahasiswa perlu memperkaya diri dengan beragam kemampuan serta pengalaman sesuai dengan bidang kerja yang ingin digeluti.
Kabar baiknya, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) telah menyiapkan banyak program Kampus Merdeka bagi mahasiswa.
Mendukung program Kemendikbud sekaligus meningkatkan kualitas lulusan, Universitas Pertamina (Uper) kini memberikan pengalaman internasionalisasi bagi mahasiswanya.
Mengapa pengalaman internasionalisasi?
Menurut QS Global Employer Survey Report, 6 dari 10 perusahaan memberi nilai lebih untuk lulusan perguruan tinggi yang punya pengalaman internasional.
Dalam survei lain yang digagas oleh National Association of Colleges and Employers (NACE) disebutkan bahwa 97 persen lulusan dengan pengalaman mancanegara mendapatkan pekerjaan kurang dari 12 bulan setelah lulus.
Baca juga: Pendaftaran Penerimaan Mahasiswa Baru IAIN Lhokseumawe Jalur Mandiri Dibuka, Ini Jadwalnya
Uper menyiapkan program Student Exchange Multiple Partners, yakni skema belajar selama satu hingga dua semester di kampus unggulan mancanegara, dengan tak kurang dari 27 mitra universitas kenamaan dunia di berbagai benua.
Ada juga program Dual Degree, memberikan gelar ganda dengan skema belajar dua tahun di UPER dan dua tahun di salah satu kampus mitra (Universiti Teknologi Petronas, Malaysia; dan Minnesota State University, Amerika Serikat).
Terakhir, Uper juga memiliki program Flash Track, yaitu program percepatan studi dengan skema belajar empat tahun di Uper dan satu tahun di salah satu kampus mitra global (Universiti Teknologi Petronas, Malaysia; Malaysia Multimedia University; dan Nantes Université, Perancis).
Manfaat internasionalisasi dirasakan oleh tiga alumni UPER, yakni Azka Rohbiya Ramadani, Kamila Fakhra Fahima, dan Pavita Khansa Bahano, yang kini bekerja di perusahaan nasional dan multinasional impian mereka.
Pengalaman berkuliah dengan skema pertukaran pelajar (student exchange) di Universiti Teknologi Petronas (UTP), Malaysia, diakui Azka sangat membantunya dalam proses rekrutmen di berbagai perusahaan.
Alumni Program Studi Kimia UPER tersebut, mengaku sempat tak memiliki rasa percaya diri untuk berkomunikasi dengan bahasa asing.
Baca juga: Kemenag Buka 3 Beasiswa bagi 21.615 Mahasiswa Baru
Baca juga: 5 Makanan untuk Diet, Mahasiswa Boleh Mencoba
“Ketika berkuliah di UTP, saya ditempatkan di asrama untuk mahasiswa asing.
Sehingga saya harus mengakrabkan diri dengan teman satu asrama.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/prohaba/foto/bank/originals/Ilustrasi-mahasiswa-internasional-1.jpg)