Universitaria
Pengalaman Perkuat Daya Saing Mahasiswa Terjun di Dunia Kerja
Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) kini bukan satu-satunya modal bersaing di dunia kerja. Mahasiswa perlu memperkaya diri dengan beragam kemampuan ...
Selain itu, komunikasi kepada dosen dan teman satu kelas juga mendorong saya meningkatkan kemampuan Bahasa Inggris,” pungkasnya.
Meningkatnya kemampuan Bahasa Inggris Azka membuatnya dengan mudah melalui tahapan rekrutmen sebagai Data Analyst di perusahaan e-commerce multinasional berbasis teknologi, JD.id.
Menjadi pribadi yang adaptif, fleksibel, open-minded dirasakan Kamila sejak berkuliah selama satu semester di IESEG School of Management, Prancis.
Ia mengatakan bahwa pengalaman itu menjadikan dirinya sebagai pribadi yang lebih terbuka terhadap banyak hal.
Ketika berkuliah di IESEG, Kamila tak hanya mengikuti perkuliahan di kelas, tetapi juga terlibat di berbagai proyek atau kegiatan kemahasiswaan.
“Berdiskusi dengan teman-teman dari berbagai latar belakang dan budaya yang berbeda, membuat saya memiliki kemampuan untuk menghargai perbedaan yang sangat dibutuhkan sebagai Human Resource.
Baca juga: Beasiswa Luar Negeri Tanpa Syarat TOEFL atau IELTS
Baca juga: Google Buka 3.000 Beasiswa IT Lulusan D3-S1 Semua Jurusan
Saya memahami bahwa setiap individu memiliki potensi,” terang alumni Program Studi Manajemen UPER tersebut yang kini bekerja sebagai People and Recruiter Lead di salah satu startup pencarian kerja berbasis community development, KitaLulus.
Berbeda dari kedua rekannya, Pavita merasakan pengalaman belajar di luar negeri melalui program internship di Toyohashi University of Technology (TUT), Jepang, membantu dirinya untuk mengembangkan jejaring di lingkup internasional.
Sebagai asisten peneliti di salah satu kampus teknologi terbaik dunia tersebut, Pavita bertugas untuk melakukan kajian parameter air limbah.
“Selama program internship berlangsung, saya banyak berkenalan dengan para profesional.
Jaringan yang luas ini membantu saya mendapatkan pekerjaan sebagai General Staff di perusahaan multinasional Daiki Axis Co.,Ltd., yang salah satu bisnis utamanya di bidang pengolahan air limbah,” ungkap alumni Program Studi Teknik Lingkungan UPER yang saat ini tinggal di Jepang tersebut.
Selain program internasionalisasi untuk mahasiswa, Universitas Pertamina (Uper) juga melakukan pengembangan kompetensi dosen melalui program internasionalisasi seperti pertukaran dosen (faculty exchange), kolaborasi riset, dan adjunct professor.
Saat ini, kampus besutan PT Pertamina (Persero) tersebut sedang membuka pendaftaran Seleksi Nilai Rapor (Non Tes), Ujian Masuk Online, dan Seleksi Nilai UTBK (Non Tes) untuk Tahun Akademik 2022/2023.
(kompas.com)
Baca juga: Resep Kue Pandan Tape Kukus, Cocok Jadi Hidangan saat Kumpul Keluarga
Baca juga: Guru TK Terlalu Cantik, Orang Tua Minta Sekolah Memecatnya, Alasan Para Suami Jadi Rajin Jemput Anak
Baca juga: Apa Itu Strict Parent dan Apa Akibatnya Jika Orang Tua Terlalu Keras pada Anaknya?
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/prohaba/foto/bank/originals/Ilustrasi-mahasiswa-internasional-1.jpg)