Kecelakaan di Aceh Timur
Kecelakaan di Aceh Timur, Ternyata Sebelum Hantam Innova, Bus Harapan Indah Tabrak Sepmor
Kecelakaan di Jalan Medan-Banda Aceh, di Desa Aramiyah, Kecamatan Birem Bayeun, Aceh Timur, Rabu (3/8/2022) dini hari ini, mengungkap fakta tambahan
Kecelakaan lalu lintas di Jalan Medan-Banda Aceh, di Desa Aramiyah, Kecamatan Birem Bayeun, Aceh Timur, Rabu (3/8/2022) dini hari ini, mengungkap fakta tambahan.
Laporan Zubir | Langsa
PROHABA.CO, LANGSA - Kecelakaan lalu lintas di Jalan Medan-Banda Aceh, di Desa Aramiyah, Kecamatan Birem Bayeun, Aceh Timur, Rabu (3/8/2022) dini hari ini, mengungkap fakta tambahan.
Ternyata sebelum Bus Harapan Indah menabrak Toyota Innova, bus antar kota dalam provinsi (AKDP) itu, menabrak satu kendaraan lainnya, yakni sepeda motor Yamaha Vega.
Jadi, bukan dua kendaraan itu saja, tapi tiga kendaraan.
Sebelum menabrak mobil minibus Toyota Innova, Bus Harapan Indah terlebih dahulu menghantam sepmor Yamaha Vega.
Kapolres Langsa, AKBP Agung Kanigoro Nusantoro SH SIK MH, melalui Kasat Lantas AKP Ritian Handayani, SIK, kepada Serambinews.com, menyebutkan akibat kecelakaan itu dua koban meninggal dunia dan 6 orang lainnya mengalami luka berat dan ringan.
Baca juga: Tabrakan Bus Harapan Indah dan Innova di Aceh Timur, Dua Korban Meninggal Dunia Asal Aceh Tamiang
Kasat Lantas menjelaskan, korban yang berada di mobil Toyota Innova ada 7 orang termasuk 2 orang meninggal dunia, dan 1 korban luka berat adalah pengendara sepmor Yamaha Vega.
Untuk korban meninggal dunia yaitu Said Azhar (25) sopir Toyota Innova alamat Dusun Melur, Desa Bukit Tempurung, dan Iriani (52) Dusun Bakti, Desa Bukit Rata, keduanya di Kecamatan Kota Kuala Simpang, Aceh Tamiang.
Sedangkan 5 penumpang Innova lainnya mengalami luka berat dan ringan, Riza Aditya (32) alamat Dusun Bakti, Desa Sriwijaya Kecamatan Kota Kuala Simpang, Aceh Tamiang.
Adisti Dela Amelia (20) dan Indra (21) alamat Dusun Bakti Desa Sriwijaya, Kecamatan Kota Kuala Simpang.
Chairunnisa Ayu Ladita (18) Pelajar SMA alamat Jalan Gatot Subroto, Desa Lubuk Raya, Kecamatan Padang Hulu, Kota Tebing Tinggi, Sumut.
Wahyu Ramadhan (19) mahasiswa alamat Dusun Bakti Desa Sriwijaya, Kecamatan Kota Kuala Simpang, Aceh Tamiang.
Baca juga: Kecelakaan di Aceh Timur, Bus Tujuan Banda Aceh Tabrakan dengan Toyota Innova
Sedangkan pengendara sepmor Yamaha Vega, Feri Yanto (40) warga Dusun Bukit Keramat, Desa Aramiyah, Kecamatan Birem Bayeun, Aceh Timur.
AKP Ritian menyebutkan kronologis kejadian di lapangan, sebelumnya mobil Bus Harapan Indah BL 7588 AA melaju dari arah Kota Langsa (Medan) menuju Peureulak (Banda Aceh) dengan kecepatan tinggi.
Sedangkan sepeda motor Yamaha Vega R BL 5971 FK melaju dari arah yang sama dengan posisi di depan bus dengan kecepatan sedang.
Lalu mobil penumpang Toyota Kijang Innova BK 1266 IJ melaju dari arah berlawanan arah (Banda Aceh - Medan) juga dengan kecepatan tinggi.
Kemudian setibanya di lokasi kejadian, sopir Bus Harapan Indah, Sudirman (52) alamat Dusun Setie Reje, Desa Kenawat Redelong, Kecamatan Bukit, Bener Meriah tidak memperhatikan lalulintas di depannya.
Akibatnya bus itu menabrak bagian belakang sepmor Yamaha Vega R, lalu bus banting stir ke arah kanan dan menabrak Kijang Toyota Innova yang melaju berlawanan arah.
Baca juga: Main Handphone Sambil Nyetir, Tiga Mobil Terlibat Kecelakaan Beruntun di Jalan Sisingamangaraja
Saat itu mobil penumpang Toyota Kijang Innova ini tidak dapat lagi menghindar, hingga terjadi tabrakan dengan Bus Harapan Indah yang berada di sisi kanan jalan (arah Medan - Banda Aceh itu).
Sementara setelah kejadian sopir bus Harapan Indah itu tidak mengalami luka, termasuk para penumpangnya.
Namun, pengendara sepmor Yamaha Vega R BL 5971 FK mengalami luka koyak di kepala belakang, lecet tangan sebelah kanan, luka lecet di wajah, lecet di kaki, dan dirawat di RSUD Langsa.
Sementara pengemudi mobil penumpang Toyota Kijang Innova BK 1266 IJ (Said Azhar) meninggal dunia dalam perjalanan ke RSUD Langsa dengan kondisi luka koyak di bagian perut, tangan, dan leher.
Kemudian 5 penumpang Toyota Innova lainnya, yakni Iriani meninggal dunia dengan kondisi luka memar di bagian wajah, luka koyak di leher.
Lalu, Adisti Dela Amelia mengalami luka koyak di kepala, patah tangan kiri, Indra mengalami luka lecet di tangan dan kaki, Chairunnisa Ayu Ladita alami lecet di tangan.
Baca juga: Korban Meninggal Kecelakaan Odong-odong Bertambah, Balita 2 Tahun Mengembuskan Nafas Terakhir
Mereka masih dirawat di RSUD Langsa.
Sedangkan Riza Aditya dan Wahyu Ramadhan, setelah kejadian tidak mengalami luka.
Dua korban meninggal dunia, 6 luka berat dan ringan
Kecelakaan maut yang melibatkan Bus Harapan Indah dan Kijang Toyota Innova, Rabu (3/8/2022) dini hari ini mengakibatkan dua korban meninggal dunia yang berada di mobil Innova.
Korban meninggal Said Azhar (25) sopir Toyota Innova alamat Dusun Melur, Desa Bukit Tempurung dan Iriani (52) Dusun Bakti, Desa Bukit Rata, keduanya di Kecamatan Kota Kuala Simpang, Aceh Tamiang.
Sedangkan 5 penumpang Innova lainnya mengalami luka berat dan ringan, Riza Aditya (32) alamat Dusun Bakti, Desa Sriwijaya, Kecamatan Kota Kuala Simpang, Aceh Tamiang.
Adisti Dela Amelia (20) dan Indra (21) alamat Dusun Bakti Desa Sriwijaya, Kecamatan Kota Kuala Simpang.
Chairunnisa Ayu Ladita (18) Pelajar SMA alamat Jalan Gatot Subroto, Desa Lubuk Raya, Kecamatan Padang Hulu, Kota Tebing Tinggi, Sumut.
Baca juga: Kecelakaan di Cot Gapu Bireuen, Pengendara Honda BeAt Meninggal di Lokasi, Sopir Truk Serahkan Diri
Wahyu Ramadhan (19) mahasiswa alamat Dusun Bakti Desa Sriwijaya, Kecamatan Kota Kuala Simpang, Aceh Tamiang.
Feri Yanto (40) warga Dusun Bukit Keramat, Desa Aramiyah, Kecamatan Birem Bayeun, Aceh Timur.
Bus tujuan Banda Aceh tabrakan dengan Toyota Innova
Kecelakaan lalulintas mobil angkutan penumpang antar provinsi dan mobil pribadi kembali terjadi di Jalan Medan - Banda Aceh, Rabu (3/8/2022) pukul 00.01 WIB.
Kali ini Bus Harapan Indah dengan nopol BL 7583 AA bertabrakan dengan mobil Yoyota Kijang Innova nopol BK 1266 IJ, persisnya di Desa Aramiyah, Kecamatan Birem Bayeun, Aceh Timur.
Informasi diperoleh Serambinews.com, mobil Toyta Kijang Innova ditumpangi 4 orang ini melaju dari arah Banda Aceh menuju Kota Langsa atau melaju ke arah Medan.
Baca juga: Sesama Sepmor Tabrakan, Satu Meninggal, Dua Terluka
Sesampainya di jalan Medan - Banda Aceh Desa Aramiyah itu, mengarah satu unit mobil penumpang jenis bus itu dengan arah Kota Banda Aceh.
Diduga karena mobil bus mengambil jalur di tengah badan jalan.
Tabrakan pun tidak terelakkan, bus pun menghantam Kijang Inoova.
Apalagi saat insden kecelakaan itu terjadi, daerah setempat sedang dilanda hujan deras sehingga otomatis membuat jarak pandang terbatas.
Akibatnya, sopir maupun beberapa orang penumpang dalam mobil Kijang Innova belum diketahui indetitasnya ini terpaksa dilarikan ke RSUD Langsa guna mendapat pertolongan medis.
"Di jalan ini kerap terjadi kecelakaan karena minimnya lampu penerangan jalan, apalagi waktu kejadian juga sedang hujan di daerah ini," ujar Domin, warga Desa Aramiah.
Baca juga: Terseret Hingga 50 Meter, Dua Mahasiswa Pidie Meninggal Setelah Bertabrakan dengan Bus Sempati Star
Menurut warga, saat hujan itu dan kondisi jalan gelap.
Bus diduga mengambil jalur tengah, sehingga tidak melihat ada mobil Toyota Kijang Innova di depannya.
Akibatnya, kondisi mobil Kijang Innova rusak berat dan beberapa orang dalam kijang itu juga luka-luka parah sudah dibawa ke RSUD Langsa.
Kemudian bus itu juga mengalami kerusakan, tapi tidak begitu parah.
Sedangkan sopir dan penumpangnya dikabarkan tidak mengalami luka-luka.
Baca juga: Tabrakan Maut Hiace Vs Motor, Sekeluarga Tewas
Insiden kecelakaan itu sudah dalam penangangan pihak Satlantas Polres Langsa.
Kedua mobil terlibat lakalantas ini juga sudah diamanka ke Pos Lantas.(*)
Artikel ini telah tayang di SerambiNews.com dengan judul Kecelakaan Maut di Aceh Timur, Sebelum Tabrak Innova, Bus Harapan Indah Ternyata Hantam Sepmor Vega ,