Kamis, 16 April 2026

Luar Negeri

Muda-Mudi Taiwan Persiapkan Diri Berperang Melawan Cina

Perang Ukraina telah berdampak besar di Taiwan. Akhir pekan lalu, di sebuah gedung pabrik yang tidak terpakai, setengah jam perjalanan dari Taipei,

Editor: Muliadi Gani
KOMPAS/BBC INDONESIA
Saya akan melindungi diri saya sendiri dan keluarga saya, kata Lisa Hsueh. 

Jadi, ini adalah hak dasar kami.

Dan kami harus menjunjung tinggi nilai-nilai tersebut,” jawabnya.

Menurutnya, Cina adalah negara tanpa hak demokratis.

“Jadi saya merasa bersyukur telah dibesarkan di Taiwan,” tuturnya.

Baca juga: Cina Siapkan Operasi Militer ke Taiwan, Respons Kunjungan Ketua DPR AS

Di sisi lain, beberapa warga Taiwan mencermati narasi yang keluar dari media massa pemerintah Cina, terutama Global Times.

Mereka menyimpulkan bahwa kunjungan Ketua DPR AS Nancy Pelosi ke Taiwan bisa berakhir dengan sangat buruk.

Beberapa pengamat Cina terkemuka yang berbasis di AS juga mengatakan hal yang sama.

Mereka menyebut kunjungan Pelosi sembrono.

Mereka juga mewanti- wanti Pemerintah AS agar tidak menyudutkan Beijing.

Namun, bukan halhal seperti itu yang dilihat warga Taiwan.

Freddy Lim pernah menjadi penyanyi musik heavy metal.

Sekarang dia menjadi anggota parlemen partai yang berkuasa di Taiwan.

Freddy sekarang selalu mengenakan potongan rambut pendek dan setelan profesional, tetapi masih terlihat tato di bawah lengan kemejanya yang rapi.

“Ada prinsip dasar bahwa kami menyambut politikus senior seperti Nancy Pelosi yang datang ke Taiwan.

Baca juga: 30 Jet Tempur Cina Terobos Zona Pertahanan Udara Taiwan

Ini sangat penting. Ini bukan provokasi terhadap Cina.

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved