Kriminal

Operator Judi Online Berkedok Warung Makan Digerebek Polisi

Selain itu, situs judi online diduga terbesar di Sumatera Utara itu memiliki omzet ratusan juta rupiah. "Iya betul, dini hari tadi, ...

Editor: Muliadi Gani
TRIBUN MEDAN/ARJUNA BAKKARA
Kapolda Sumut Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak memimpin langsung penggerebekan lokasi judi online di kompleks perumahan elit di Percut Sei Tuan, Selasa (9/8/2022) dini hari. 

PROHABA.CO, MEDAN - Berkedok warung makan, lokasi operator judi online digerebek Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara (Sumut), Selasa (9/8) dini hari.

Menurut polisi, lokasi penggerebekan berada di kompleks perumahan mewah Cemara Asri Percut Sei Tuan, Medan Sumatera Utara.

Selain itu, situs judi online diduga terbesar di Sumatera Utara itu memiliki omzet ratusan juta rupiah.

"Iya betul, dini hari tadi, Pak Kapolda yang langsung turun Lokasi Judi Online itu," ucap Kabid Humas Polda Sumut Kombes Hadi Wahyudi, Selasa (9/8)

Hadi menjelaskan, penggerebekan dilakukan pada pukul 00.30 Wib dan berakhir pada pukul 02.15 Wib.

Baca juga: Kapolda Pimpin Penggerebekan Lokasi Judi Online Terbesar di Sumut, Kompleks Elite Medan

Personel gabungan segera melakukan pemeriksaan dan penggeledahan.

Selain itu, sejumlah aparat tampak melakukan pengamanan di sekitar lokasi.

Usai penggeledahan, tampak polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa ratusan unit komputer dan laptop.

Peralatan tersebut diduga kuat digunakan untuk menyebar situs Online di media sosial.

Sementara itu, saat ini Polda Sumut masih melakukan pendalaman.

Kapolda Sumut Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak juga tampak turun langsung memantau aksi penggerebekan tersebut.  

Baca juga: Beli Saldo Judi Online Jadi Motif Dua Pelaku Menghabisi Nyawa Widodo Sopir Taksi Online

Baca juga: Demi Judi Online, Penggembala Gelapkan 17 Sapi Majikannya

Dua lokasi judi digerebek 

Pada bulan Juni, Ditkrimum Polda Sumut mengerebek dua lokasi judi di Kompleks Asia Mega Mas dan Kompleks MMTC Jalan Pancing, Medan.

Saat itu polisi telah menetapkan 19 tersangka, terdiri dari 14 pria dan lima perempuan.

Para tersangka itu berperan sebagai pemain, kasir, dan pengelola.

Saat ini, mereka ditahan di Polda Sumut.

"Kegiatan ini rata rata ada yang berizin karena tempatnya gelanggang permainan, tetapi jika disalahgunakan dengan menggunakan uang berarti funggsinya sudah berubah.

Berarti tempat tersebut merupakan arena perjudian yang harus kami tindak," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumut Kombes Tatan Dirsan Atmaja. (kompas.com)

Baca juga: Mahfud Sebut Motif Sambo Bunuh Brigadir J Sensitif, Hanya Boleh Didengar Orang Dewasa

Baca juga: Uang Terpakai untuk Judi Online, Sopir Perusahaan di Aceh Besar Ini Berusaha Bunuh Diri

Baca juga: Tim Gabungan Bekuk 9 Pemain Judi Online, Dari 15 Titik di Meulaboh

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved