Kriminal

Tak Terima Digugat Cerai, Pria di Sumenep Culik Mantan Istri dan Menganiayanya

Seorang pria di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, berinisial MA (30) menculik dan menganiaya mantan istrinya yang berinsial S (27) di dalam mobil ...

Editor: Muliadi Gani
Udayavani
Ilustrasi Penculikan 

PROHABA.CO, SUMENEP - Seorang pria di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, berinisial MA (30) menculik dan menganiaya mantan istrinya yang berinsial S (27) di dalam mobil.

Penculikan tersebut dilakukan lantaran MA tak terima digugat cerai oleh S.

Tak hanya itu, mobil yang mereka tumpangi menabrak rumah warga.

"Motifnya sakit hati karena dicerai, mobil digunakan untuk menculik (dan menganiaya) lalu menabrak rumah warga," kata Kepala Sub-Bagian Hubungan Masyarakat (Kasubag Humas) Polres Sumenep AKP Widiarti, Kamis (11/8).

Widiarti menjelaskan, peristiwa penculikan dan penganiayaan itu bermula saat MA digugat cerai oleh S.

Baca juga: Pria China Dieksekusi karena Bunuh Mantan Istrinya saat Live Streaming

Kesal dan sakit hati usai dicerai, MA kemudian melakukan menculik S dan melakukan penganiayaan pada Rabu (24/7).

S dibawa ke dalam sebuah mobil yang dikendarai oleh teman-teman MA.

Di dalam mobil tersebut, S dianiaya hingga menyebabkan luka.

Aksi itu terjadi di Dusun Somie RT/RW 02/03 Desa Pabian, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Sumenep.

Mobil yang dikendarai itu kemudian tak sengaja menabrak rumah warga.

Sementara pelaku MA bersama teman-temannya berhasil kabur.

Baca juga: Pelecehan Mahasiswi yang dilakukan Sopir Mobil Penumpang Hiace di Pidie, Pelaku Diduga ke Jakarta

Baca juga: Tikam Mantan Istrinya hingga Tewas, N Jadi Boronan Polisi

"Korban S mengalami luka-luka di bagian tubuhnya di antaranya luka robek pada kepala bagian atas, luka robek pada punggung tangan kiri, luka robek pada tangan kanan, luka lecet pada dahi, luka lecet di dekat bibir bagian kanan, lebam pada mata kanan, bengkak pada bagian wajah dan bibir," kata Widiarti.

Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi, polisi mengidentifikasi pelaku yang mengarah pada MA.

MA kemudian berhasil ditangkap di Desa Kalisangka, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Sumenep, Selasa (9/8).

Atas perbuatannya itu, MA dijerat Pasal 328 KUHP dan Pasal 170 ayat (2) ke 1e KUH Pidana dan Pasal 351 ayat (1) KUHP Jo. Pasal 55 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 6 tahun penjara. "Sedangkan untuk pelaku lain sedang dilakukan pengejaran," pungkasnya. (kompas.com)

Baca juga: Pelecehan Mahasiswi yang dilakukan Sopir Mobil Penumpang Hiace di Pidie, Pelaku Diduga ke Jakarta

Baca juga: Pekerja di Situs Judi Online Dianiaya Hingga Disulut Api Rokok Gegara Ini, Polisi Turun Tangan

Baca juga: Pria Cina Bertemu Ibunya Setelah 33 Tahun Diculik, Berkat Petunjuk Gambar Desa

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved