Tahukah Anda
Rokok Elektrik atau Vape dan Bahayanya bagi Kesehatan
Rokok elektrik ini dirancang untuk tujuan memberikan dosis nikotin yang dihirup melalui larutan yang diuapkan ke sistem pernapasan ...
PROHABA.CO - Rokok elektrik atau vape adalah perangkat pengantar nikotin elektronik bertenaga baterai yang menyerupai rokok.
Rokok elektrik ini dirancang untuk tujuan memberikan dosis nikotin yang dihirup melalui larutan yang diuapkan ke sistem pernapasan.
Rokok elektronik atau rokok elektrik tidak bebas dari racun dan masih mengandung bahan kimia yang juga tetap berbahaya, sama seperti rokok konvensional (kretek).
Hal ini disampaikan dalam laman resmi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) bahwa baik rokok elektronik maupun rokok konvensional sama-sama berisiko bagi kesehatan.
Peneliti dari Indonesian Youth Council for Tobacco Control (IYCTC), Oktavian Denta juga mengatakan, kehadiran rokok elektronik menjadi beban ganda epidemi produk adiktif yang dapat mengancam generasi sumber daya manusia (SDM) di Indonesia.
Denta juga menegaskan bahwa rokok elektronik jelas akan menjadi penghambat pencapaian target RPJMN tahun 2020-2024.
Baca juga: Merokok Bisa Tingkatkan Prevalensi Stunting di Indonesia
Ini dianggap mengkhawatirkan, apalagi dengan banyaknya narasi yang tersebar di masyarakat bahwa rokok elektronik tidak lebih berbahaya daripada rokok konvensional. Padahal, narasi itu keliru.
“Hal ini dikarenakan rokok elektronik terbukti berdampak buruk bagi kesehatan dan lingkungan,” kata Denta kepada Kompas.com, Jumat (12/8/2022).
Kandungan rokok elektrik Adapun, kandungan cairan pada katrid rokok elektronik pada umunya terdiri atas berbagai hal berikut.
1. Nikotin
Nikotin adalah senyawa alkaloid utama dalam daun tembakau yang aktif sebagai insektisida.
2. Formaldehid
Formaldehid adalah aldehida dengan rumus kimia H2CO2 yang berbentuk gas atau cair yang dikenal sebagai formalin.
Dalam bentuk padatan, senyawa yang satu ini dikenal sebagai paraformaldehyde atau trioxane.
Berbagai penelitian yang dilakukan pada merek liquid rokok elektronik yang digunakan di Indonesia menunjukkan bahwa semuanya menghasilkan formaldehid.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/prohaba/foto/bank/originals/Seorang-warga-Malaysia-membagikan-kondisi-kesehatannya-akibat-kebanyakan-menggunakan-vape.jpg)