Tahukah Anda

Rokok Elektrik atau Vape dan Bahayanya bagi Kesehatan

Rokok elektrik ini dirancang untuk tujuan memberikan dosis nikotin yang dihirup melalui larutan yang diuapkan ke sistem pernapasan ...

Editor: Muliadi Gani
FOTO: FACEBOOK/ MOHAMAD FARIS IFWAT/DETIK .
Seorang warga Malaysia membagikan kondisi kesehatannya akibat kebanyakan menggunakan vape yang mengakibatkan paru-paru bocor 

• pada bronkiolus; dan

• risiko bronchiolitis obliterans.

Baca juga: Ada Lima Penyebab Turunnya Kesehatan Jantung, Salahsatunya Merokok

Nikotin yang terkandung dalam rokok elektrik bersifat sangat adiktif.

Nikotin juga dapat membahayakan perkembangan otak kaum muda dan dewasa muda.

Tak hanya itu, perisa (flavoring) yang ada dalam cairan isi katrid rokok elektrik juga bisa berdampak buruk pada kesehatan.

Pasalnya, meski menurut Flavor and Extracts Manufacturers Association (FEMA), ada banyak perisa liquid vape yang aman bila dimakan; perisa-perisa belum terbukti aman bila diubah menjadi aerosol seperti dalam proses vape dan dihirup.

Sebagai contoh, sakarida yang digunakan untuk membuat rasa e-liquid menjadi manis akan menghasilkan furan dan aldehida ketika dipanaskan.

Furan dan aldehida bersifat karsinogenik (memicu kanker) dan aldehida juga dapat menyebabkan iritasi pada saluran pernapasan.

Selain itu, para ahli juga khawatir karena penggunaan rokok elektrik kerap kali menjadi barang yang digunakan untuk melengkapi rokok konvensional sehingga muncul pengguna ganda (dual user) rokok. (Kompas.com)

Baca juga: Jessica Iskandar Tanggapi Somasi Steffanus Budianto, Terkait Tudingan Penipuan

Baca juga: Ini 9 Bahaya Merokok Bagi Kesehatan, Mulai dari Mempengaruhi Seksualitas hingga Merusak Paru-paru

Baca juga: Aceh Mulai Masuk Puncak Kemarau, Potensi Kebakaran Cukup Besar, BMKG Ingatkan Hall ini

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved