Tahukah Anda
Rokok Elektrik atau Vape dan Bahayanya bagi Kesehatan
Rokok elektrik ini dirancang untuk tujuan memberikan dosis nikotin yang dihirup melalui larutan yang diuapkan ke sistem pernapasan ...
Nikotin juga dapat membahayakan perkembangan otak kaum muda dan dewasa muda.
Tak hanya itu, perisa (flavoring) yang ada dalam cairan isi katrid rokok elektrik juga bisa berdampak buruk pada kesehatan.
Pasalnya, meski menurut Flavor and Extracts Manufacturers Association (FEMA), ada banyak perisa liquid vape yang aman bila dimakan; perisa-perisa belum terbukti aman bila diubah menjadi aerosol seperti dalam proses vape dan dihirup.
Sebagai contoh, sakarida yang digunakan untuk membuat rasa e-liquid menjadi manis akan menghasilkan furan dan aldehida ketika dipanaskan.
Furan dan aldehida bersifat karsinogenik (memicu kanker) dan aldehida juga dapat menyebabkan iritasi pada saluran pernapasan.
Selain itu, para ahli juga khawatir karena penggunaan rokok elektrik kerap kali menjadi barang yang digunakan untuk melengkapi rokok konvensional sehingga muncul pengguna ganda (dual user) rokok. (Kompas.com)
Baca juga: Jessica Iskandar Tanggapi Somasi Steffanus Budianto, Terkait Tudingan Penipuan
Baca juga: Ini 9 Bahaya Merokok Bagi Kesehatan, Mulai dari Mempengaruhi Seksualitas hingga Merusak Paru-paru
Baca juga: Aceh Mulai Masuk Puncak Kemarau, Potensi Kebakaran Cukup Besar, BMKG Ingatkan Hall ini
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/prohaba/foto/bank/originals/Seorang-warga-Malaysia-membagikan-kondisi-kesehatannya-akibat-kebanyakan-menggunakan-vape.jpg)