Kasus

Tersangka Korupsi Pembangunan Lab Bahasa di Aceh Barat Kembalikan Kerugian Negara

Kerugian negara dari proyek Lab Bahasa Asing tersebut dititipkan kepada Kejaksaan Negeri (Kejari) Aceh Barat yang diterima langsung oleh Kajari ...

Editor: Muliadi Gani
Foto/Dok Kejari Aceh Barat
Penyidik Kejaksaan Negeri Aceh Barat memperlihatkan uang negara yang dikembalikan oleh keluarga tersangka senilai Rp 258 juta, Selasa (23/8/2022), di Kantor Kejari dalam kasus dugaan korupsi pembangunan Lab Bahasa Asing pada Kantor Dinas Pendidikan Aceh Barat. 

PROHABA.CO, MEULABOH - Kejaksaan Negeri Aceh Barat menerima pengembalian kerugian keuangan negara dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi, pada kegiatan pembangunan Laboratorium Bahasa di Dinas Pendidikan Aceh Barat sebesar Rp258,68 juta yang diserahkan oleh keluarga tersangka yang sebelumnya sudah dilakukan penahanan pada pekan lalu.

“Penitipan uang untuk pengembalian kerugian keuangan negara tersebut diserahkan oleh salah satu pihak keluarga tersangka yang sudah dilakukan penahanan,” kata Kepala Kejaksaan Negeri Aceh Barat, Firdaus di Meulaboh, Selasa (23/8/2022).

Kerugian negara dari proyek Lab Bahasa Asing tersebut dititipkan kepada Kejaksaan Negeri (Kejari) Aceh Barat yang diterima langsung oleh Kajari Aceh Barat, Firdaus disaksikan oleh Kasi Intel, dan Kasi Pidsus, serta penyidik.

Kasus pembangunan Lab Bahasa Asing tahun anggaran 2020 yang bersumber dari dana Otsus tersebut dengan nilai kontrak Rp 3,4 miliar, diduga terindikasi terjadi tindak pidana korupsi sebesar Rp 258 juta lebih.

Baca juga: Dugaan Korupsi Pengadaan Lahan TPA, Tim Penyidik Kejari Sabang Geledah 4 Jam Kantor DLHK

Tiga orang yang ditetapkan sebagai tersangka sebelumnya masing-masing YD, merupakan PPK pada kegiatan pembangunan lab Bahasa Arab dan Bahasa Inggris tahun 2020.

Lalu, YS sebagai direktur dari PT Bina Yusta Az Zuhri yang merupakan penyedia dalam pekerjaan tersebut.

Tersangka berikutnya yakni DS yang merupakan pihak yang meminjam perusahaan PT Bina Yusta Az Zuhri dalam pekerjaan proyek pembangunan lab Bahasa Asing tersebut.

“Penitipan untuk pengembalian uang negara tersebut sesuai dengan jumlah kerugian keuangan negara berdasarkan hasil audit BPKP Perwakilan Aceh yang diterima oleh pihak Kejaksaan Negeri Aceh Barat pada 3 Agustus 2022 yang lalu,” kata Kajari Aceh Barat, Firdaus, Selasa (23/8/2022).

Disebutkan Kajari, bahwa terkait dengan titipan tersebut, tim penyidik dalam waktu 1x24 jam, segera menitipkan uang titipan tersebut ke rekening titipan Kejari Aceh Barat pada BSI Cabang Meulaboh melalui Bendahara Kantor Kejaksaan Negeri Aceh Barat.

Ia menjelaskan, bahwa proses penitipan uang tersebut tidak menjadikan hilangnya suatu tindak pidana yang dilakukan oleh para tersangka tersebut.

Baca juga: Berkas Kasus Korupsi Kapal Penumpang Singkil 3 ke Pengadilan Tipikor

Baca juga: Messi Geser Romario dan Buru Ronaldo dalam Top Skor Dunia

Hal itu sebagaimana tertuang pada Pasal 4 Undang-undang RI Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, bahwa pengembalian kerugian keuangan negara atau perekonomian negara tidak menghapuskan dipidananya pelaku tindak pidana sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 dan Pasal 3.

Akan tetapi terhadap penyerahan uang titipan untuk pengembalian kerugian keuangan negara tersebut yang kemudian dititipkan di BSI Cabang Meulaboh tersebut menjadi salah satu pertimbangan Jaksa Penuntut Umum dan majelis hakim saat persidangan nanti.

“Setelah ini, tim penyidik segera menyelesaikan pemeriksaan terhadap para tersangka, dan juga menyusun berkas perkara, sehingga dapat segera dilimpahkan ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Banda Aceh,” pungkasnya. (sb)

Baca juga: KPK Periksa Bupati Muna Rusman terkait Kasus Korupsi Dana PEN

Baca juga: KPK Lelang Tas dan Logam Mulia Rampasan Dua Terpidana Korupsi

Baca juga: Berkedok Bimbingan Les, Oknum PNS di Sabang Lecehkan Lima Wanita

 

Artikel ini telah tayang di SerambiNews.com dengan judul Kasus Dugaan Korupsi Pembangunan Lab Bahasa, Keluarga Tersangka Kembalikan Kerugian Uang Negara, 

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved