Tahukah Anda

Atlantis yang Hilang adalah Indonesia?

Pada Zaman Es, sekitar 18.000 ribu tahun lalu, Indonesia masih bergabung dengan sebagian daerah Asia dan Asia Tenggara dalam Benua Sundaland ...

Editor: Muliadi Gani
Foto : Ilustrasi/Istimewa
Ilustrasi atlantik yang hilang. Beberapa ahli berpendapat bahwa Indonesia adalah bagian dari Benua Atlantis yang hilang. 

PROHABA.CO - Pada Zaman Es, sekitar 18.000 ribu tahun lalu, Indonesia masih bergabung dengan sebagian daerah Asia dan Asia Tenggara dalam Benua Sundaland.

Konon, Indonesia adalah Atlantis yang hilang ketika masih berwujud Sundaland. Benarkah itu?

Atlantis adalah kota yang dipercaya oleh filsuf Plato memiliki kejayaan dan peradaban yang lebih maju di masa silam. Namun, Atlantis dikisahkan tenggelam karena bencana yang menimpa penduduknya.

Bagaimana pendapat ilmuwan mengenai ini?

Dalam acara 'Eureka! Edisi 8: Misteri Indonesia Benua Tenggelam', Ahli Paleontologi ITB Prof Yahdi Zaim memberikan tanggapannya.

"Plato itu hidup 350-300 SM. Dan Plato tidak menyatakan Atlantis itu ada di Indonesia atau Asia Tenggara.

Plato mengatakan, karena ada gempa maka lenyap yang namanya Atlantis hanya dalam satu malam.

Nah, ini kalau secara geologi bisa (terjadi), tapi sejauh ini data belum menunjukkan adanya peristiwa seperti itu," ujar Prof Zaim.

Baca juga: Ningen, Makhluk Misteri Antartika Setinggi 30 Meter Mirip Manusia

Baca juga: Kutub Bumi Memanas, Antartika dan Arktik Alami Panas Ekstrem

Contoh kejadian yang melenyapkan satu pulau dalam sehari adalah letusan Gunung Krakatau pada 1883.

Akan tetapi, meski rubuh dalam sehari, erupsinya membutuhkan waktu berminggu-minggu.

Misteri Sundaland

Selain itu, Plato pun lahir jauh setelah peristiwa hancurnya Atlantis yang ia klaim sendiri.

Karena itu, Plato sebenarnya juga tidak mengetahui secara langsung soal keberadaan Atlantis yang ia sebutkan dalam bukunya.

"Atlantis disebutkan sebagai wilayah benua yang nyaman dan sejahtera.

Kalau dikaitkan dengan Sundaland, belum ada bukti.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved