Sabtu, 2 Mei 2026

Tahukah Anda

Air Liur Cacing Ternyata Bisa Hancurkan Plastik

Para peneliti telah mengidentifikasi sepasang enzim dalam air liur cacing lilin yang secara alami bisa memecah bentuk umum plastik dalam beberapa jam

Tayang:
Editor: Muliadi Gani
FOTO: SAM DROEGE/WIKIMEDIA COMMONS
Larva cacing lilin. Air liur cacing ini mampu menghancurkan plastik 

PROHABA.CO - Para peneliti telah mengidentifikasi sepasang enzim dalam air liur cacing lilin yang secara alami bisa memecah bentuk umum plastik dalam beberapa jam pada suhu kamar.

Polyethylene adalah salah satu plastik yang paling banyak digunakan di dunia, memiliki kegunaan dalam segala hal, mulai dari wadah makanan hingga tas belanja.

Sayangnya, kekokohan plastik tersebut juga membuatnya menjadi polutan yang sangat persisten karena untuk mulai proses degradasinya memerlukan suhu yang tinggi.

Dalam studi ini, para peneliti menemukan bahwa air liur cacing lilin mengandung satu-satunya enzim yang dapat bekerja pada polietilen yang tak dapat diolah.

Hal itu membuat protein alam ini menjadi lebih berguna untuk didaur ulang.

Mengutip Science Alert, Senin (10/10/2022); Federica Bertocchini, seorang ahli biologi molekuler dan peternak lebah amatir, secara tak sengaja menemukan kemampuan cacing lilin untuk mendegradasi plastik ini secara tak sengaja.

Baca juga: Potensi Obat Covid-19 Ternyata Ditemukan pada Obat Cacing Pita

Bertocchini berkata bahwa pada akhir musim, biasanya peternak lebah akan meletakkan beberapa sarang lebah kosong di ruang penyimpanan sebelum dikembalikan ke ladang pada musim semi.

Setelah satu tahun ia melakukan itu, Bertocchini mendapati sarang lebah yang disimpannya didatangi oleh cacing lilin.

Ia lantas membersihkan sarang lebah dan memasukkan semua cacing lilin ke dalam kantong plastik.

Ketika ia kembali beberapa saat kemudian, Bertocchini menemukan bahwa tas plastiknya itu penuh dengan lubang.

Cacing lilin (Galleria mellonella) adalah larva yang akhirnya berubah menjadi ngengat lilin yang berumur pendek.

Pada tahap larva, cacing membuat dirinya betah di sarang lebah tempat mereka memakan lilin dan serbuk sari.

Setelah penemuan yang kebetulan ini, Bertocchini dan timnya di Pusat Studi Biologi Margarita Salas Madrid kemudian menganalisis air liur cacing lilin itu.

Baca juga: Mengapa Cuma Nyamuk Betina yang Mengisap Darah Manusia?

Para peneliti menggunakan dua metode, yaitu kromatografi permeasi gel, yang memisahkan molekul berdasarkan ukurannya, dan kromatografi gas-spektrometri massa, yang mengidentifikasi fragmen molekul berdasarkan rasio massa-muatannya.

Mereka mengkonfirmasi bahwa air liur cacing memang benar-benar mampu memecah rantai hidrokarbon panjang yang ditemukan di polietilen menjadi rantai kecil yang teroksidasi.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved