Kriminal

Aniaya Pelaku Pelecehan Keponakannya, Pria di Ende Ditangkap Polisi

Aparat Kepolisian Resor (Polres) Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT), menangkap seorang pria berinisial AP karena diduga melakukan penganiayaan terhadap

Editor: Muliadi Gani
POS-KUPANG.COM/TOMMY MBENU NULANGI
Polisi dari Polres Ende menangkap pelaku penganiayaan di Ende, Sabtu 26 November 2022. 

PROHABA.CO, ENDE - Kepala Satuan (Kasat) Reskrim Polres Ende, Iptu Yance Kadiaman S.H mengatakan, sebelum melakukan Penganiayaan terhadap korban berinisial SL yang sehari-hari berjualan sayur keliling, pelaku AP meminta salah seorang saksi untuk merekam aksinya itu menggunakan handphone.

Setelah selesai merekam aksinya, pelaku langsung mengirimkan video tersebut ke handphonenya dan pada saat itu juga pelaku memposting video itu di story WAnya.

Aparat Kepolisian Resor (Polres) Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT), menangkap seorang pria berinisial AP karena diduga melakukan penganiayaan terhadap SL.

Kepala Satuan Reskrim Polres Ende Iptu Yance Kadiaman mengatakan, penganiayaan ini terjadi di sebuah kos milik pelaku yang terletak di Kelurahan Mautapaga, Kecamatan Ende Timur, Kabupaten Ende.

"Kejadiannya, Sabtu (26/11) sekitar pukul 09.00 Wita di sebuah di kos milik pelaku," ujar Yance saat dihubungi, Minggu (27/11).

Baca juga: Keponakan Dianiaya, Pedagang Martabak Habisi Seorang Pelajar

Yance menerangkan, kejadian ini bermula ketika pelaku mendatangi korban yang saat itu sedang berada di salah satu sekolah dasar di kota Ende.

Alasan pelaku mendatangi korban karena mendapat cerita dari keponakan perempuannya bahwa korban telah melakukan pelecehan terhadapnya.

Pelaku kemudian membawa korban ke kosnya yang berada tak jauh dari sekolah tersebut.

"Tiba di kos, korban sempat ditanya oleh pelaku atas perbuatan yang dilakukan terhadap ponakannya.

Namun, karena korban tidak menjawab jujur, maka pelaku langsung melakukan penganiayaan terhadap korban," jelasnya Yance.

Baca juga: Ajakan Memutuskan Hubungan Ditolak, Wanita di Nunukan Dianiaya Pacarnya

Baca juga: Mopen Kontra Sepmor, 1 Meninggal 2 Luka Ringan

Saat melakukan penganiayaan, pelaku meminta seseorang yang ada di tempat kejadian perkara (TKP) untuk merekamnya.

Selanjutnya, pelaku mengunggah video penganiayaan ke status WhatsApp dan viral.

Kasus penganiayaan ini kemudian dilaporkan ke polisi dengan nomor LP/A/229/XI/2022/SPKT/POLRES ENDE/ POLDA NTT tanggal 26 November 2022.

Setelah mendapat laporan tersebut, polisi langsung bergerak dan melakukan penangkapan terhadap pelaku.

"Pelaku sudah ditahan sel tahanan Polres Ende untuk pemeriksaan selanjutnya," pungkasnya.

(kompas.com)

Baca juga: Dua Prajurit TNI di Kaltara yang Aniaya Juniornya Jadi Tersangka

Baca juga: Kiki Amalia Ulang Tahun Dapat Kado Spesial, Agung Nugraha Jadi Suaminya

Baca juga: Tiap Berhubungan Selalu Dianiaya, Istri Laporkan Suami ke Polisi Tersangka Juga Rekam Adegan Ranjang

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved