Putri Candrawathi Menangis Usai Bersaksi soal Dugaan Pelecehan Seks

Putri Candrawathi terlihat menangis setelah memberikan keterangan soal dugaan pelecehan seksual yang diterimanya saat menjadi saksi dalam perkara ...

Editor: Muliadi Gani
Warta Kota/YULIANTO
Terdakwa Putri Candrawathi menghadiri sidang kasus pembunuhan berencana Brigadir Nopriansyah Yosua Hutabarat (Brigadir J) di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (1/11/2022). Terdakwa Putri Candrawathi memberikan sejumlah keterangan dalam persidangan, berikut deretan pernyataannya. Warta Kota/YULIANTO 

PROHABA.CO, JAKARTA - Terdakwa kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat (Brigadir J), Putri Candrawathi terlihat menangis seusai memberikan kesaksian terkait dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oleh Brigadir J di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Senin (12/12/2022).

Putri Candrawathi terlihat ke luar ruang persidangan dengan mata sembab setelah persidangan diskors untuk istirahat makan siang.

Putri Candrawathi terlihat menangis setelah memberikan keterangan soal dugaan pelecehan seksual yang diterimanya saat menjadi saksi dalam perkara pembunuhan berencana Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat.

Diketahui, sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan sempat dilakukan tertutup saat Putri mulai ditanya terkaitkejadian di Magelang, Jawa Tengah.

Pantauan Tribunnews. com, Putri yang menggunakan pakaian berwarna hitam ke luar dari ruang sidang dengan menunduk.

Terlihat raut wajah Putri Candrawathi yang berusaha menahan tangis setelah memberikan kesaksian saat sidang dihentikan sementara oleh majelis hakim.

Baca juga: Deretan Pengakuan Putri Candrawathi di Persidangan: Tudingan Penembak Ketiga hingga soal Adopsi Anak

Terkait itu, pengacara Putri yakni Arman Hanis menyebut tangisan kliennya tak terbendung itu adalah hal yang wajar.

Menurutnya, tangisan kliennya tersebut lantaran harus dipaksa mengingat kejadian yang pernah menimpanya tersebut.

“Ya, artinya kalau soal menangis atau tidak sudah pasti lah orang dalam keadaan trauma untuk mengingat kembali kejadian dia alami pasti dia akan terus menerus ingat-ingat seperti itu pasti menangis lah ya,” kata Arman Hanis kepada wartawan, Senin (12/12/2022).

“Apa pun itu kalau dia mengingat kejadian yang lampau dirinya pasti dia sedih atau menangis itu sudah pasti,” sambung Arman.

Majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan akan menutup sidang lanjutan perkara pembunuhan berencana Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat jika terdapat konten asusila, Senin (12/12/2022).

Putri Candrawathi dihadirkan sebagai saksi atas terdakwa Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu alias Bharada E, Bripka Ricky Rizal dan Kuat Ma’ruf.

Awalnya, Hakim Ketua, Wahyu Iman Santoso bertanya kepada jaksa penuntut umum terkait permintaan kuasa hukum Putri yang meminta sidang tertutup.

Baca juga: Putri Candrawathi Ucapkan Terimakasih ke Bharada E Usai Rencana Pembunuhan Brigadir J Berjalan Mulus

Namun, jaksa menolak permintaan tersebut karena tidak ada unsur kesusilaan dan anak dalam persidangan kali ini.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved