Senin, 8 Juni 2026

Bejat, Seorang Kakek Rudapaksa Keponakan hingga Trauma

Pelaku mengancam korban melakukan hal tersebut dengan cara ditakut-takuti bahwa keluarga SA akan dibunuh olehnya.

Tayang:
Penulis: Redaksi | Editor: Fadil Mufty
hoy.com/Colombiareports.com
Ilustrasi rudapaksa - seorang gadis gagap dirudapaksa pria yang baru dikenalnya 

PROHABA.CO -- SR (60) seorang kakek biadab tega me rudapaksa keponakannya sendiri yang masih di bawah umur.

Keponakannya yang berinisial SA (16) itu di rudapaksa di bawah tekanan dari pelaku.

Pelaku mengancam korban melakukan hal tersebut dengan cara ditakut-takuti bahwa keluarga SA akan dibunuh olehnya.

Peristiwa itu terjadi di Palembang.

Dilansir dari Kompas.com, saat ini pelaku masih menjadi buronan polisi.

Kejadian itu juga diketahui lantaran pihak keluarga membuat laporannya ke pihak kepolisian, Selasa (17/1/2023).

Keterangan keluarga

Dalam kasus rudapaksa ini, ternyata korban sudah menyembunyikannya selama bertahun-tahun.

Dirinya merasa ketakutan akan ancaman dari pelaku.

Baca juga: Sadis, Mama Muda di Aceh Selatan Dirudapaksa Saudara Suami

Hingga akhirnya SA memberanikan dirinya untuk bercerita kepada ibundanya yang berinisial L (38) akan kejadian yang menimpanya itu.

Atas pengakuan anak gadisnya itu, L langsung membuat laporan ke Polrestabes Palembang.

Bahkan, saat SA mengaku telah dinodai oleh SR, L pun kaget bukan main.

Bagaimana tidak, SR adalah keluarga dari suaminya dan menjadi pelaku dalam hal tersebut.

Dari pengakuan korban, ia selalu mengurungkan niatnya untuk bercerita karena ancamannya itu.

Biadabnya, pelaku sudah menyetubuhi korban selama enam tahun terakhir.

Baca juga: Bejat, Cek Gu di Aceh Besar Rudapaksa Anak Tirinya

“Kami tidak menyangka bahwa pelakunya SR. Selama ini kami tidak menaruh curiga,” kata L saat membuat laporan.

SA sendiri, kata L sudah di rudapaksa sejak anaknya itu berumur 10 tahun.

Menurutnya, pertama kali SA disetubuhi tepatnya pada 29 Oktober 2016 silam.

Bejatnya, pelaku me rudapaksa gadis belia itu di dalam masjid di wilayah Kecamatan Ilir Barat II, Palembang.

Bahkan, pelaku pun melakakukannya berualang kali lantaran aksinya tidak diketahui.

Korban trauma

Dalam hal ini korban pun mengalami trauma yang mendalam.

L mengungkapkan, anaknya mengalai trauma hingga takut bila bertemu dengan pelaku.

Baca juga: Gagal Rudapaksa Mahasiswi, Pemuda asal Sumut Ditangkap

“Sampai sekarang anak saya masih trauma. Dia takut ketemu pelaku, karena setiap dia diperkosa selalu diancam pelaku yang akan membunuh keluarga kami. Padahal SR ini keluarga dari suami saya,” ujarnya.

Hingga kini, pelaku masih buron dan menjadi incaran pihak kepolisian.

Ia berharap pihak kepolisian dapat segera menangkap pelaku dan dapat hukuman yang setimpal.

“Pengakuan anak saya terakhir ia dipaksa oleh pelaku pada minggu kemarin.

Baca juga: Kenal Lewat Media Sosial, Seorang Pria di Aceh Tenggara Rudapaksa Anak di Bawah Umur

Pelaku pura-pura menitip motor di rumah, setelah saya dan suami pergi hajatan dia datang dengan alasan mengambil motor, ternyata disitu dia memaksa anak saya untuk berhubungan,” jelasnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Palembang, AKBP Haris Dinzah menyatakan bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan dalam kasus ini.

Pihak kepolisian juga masih meminta keterangan korban dan para saksi.

“Sekarang masih dilakukan penyelidikan,” pungkas Haris.

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved