Kriminal

Modus Beri Jajan, Pria Paruh Baya Cabuli 2 Anak Tetangga

pelaku sudah kami amankan berinisial JI (45), yang diduga telah melakukan perbuatan cabul terhadap anak perempuan di bawah umur ...

Editor: Muliadi Gani
en.sun.mv
Ilustrasi pencabulan terhadap anak. 

PROHABA.CO, JAKARTA - Seorang pria berinisial JI (45), ditangkap atas dugaan pencabulan terhadap anak tetangganya.

Kapolsek Kebon Jeruk, Kompol Fatimah mengatakan, pencabulan oleh JI ini terjadi di kawasan Kelurahan Kedoya Utara, Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

Video penangkapan pelaku oleh warga pun sempat viral di media sosial.

Saat dikonfirmasi, Fatimah membenarkan penangkapan itu dan pelaku pun kini telah diamankan pihak kepolisian.

“Ya benar, pelaku sudah kami amankan berinisial JI (45), yang diduga telah melakukan perbuatan cabul terhadap anak perempuan di bawah umur,”ujar Fatimah saat dikonfi rmasi, Kamis (19/1/2023).

Ia menjelaskan, ada dua korban dari pencabulan pelaku.

Satu korban berusia 6 tahun, sementara satu lainnya berusia 7 tahun.

Baca juga: Cabuli Anak Tetangga Yang Masih Dibawah Umur, Seorang Pedagang di Bojonegoro Diciduk

“Dalam hal ini terdapat dua anak yang menjadi korban perbuatan cabul pelaku,” jelas Fatimah.

Ada pun modus pelaku mencabuli kedua korban yaitu dengan sering memberikan uang jajan kepada mereka.

Setelah itu, para korban diajak bermain dan dipangku oleh pelaku.

Aksi bejat pelaku terungkap pada Selasa (17/1/2023).

Saat itu, salah satu korban dimandikan oleh orangtuanya.

Namun korban menangis karena mengeluh sakit di bagian kelaminnya.

Baca juga: Pura-pura Jadi Calo Pajak, Satpam Bawa Kabur Uang

Baca juga: Modus Beri Uang Jajan, Zu Cabuli Anak Tetangga

Orangtua korban lantas menanyakan kepada korban apa yang sebenarnya terjadi.

“Korban mengeluh sakit pada area sensitifnya, kemudian orangtua korban menanyakan kepada putrinya dan dijawab telah dilakukan perbuatan cabul oleh pelaku,” jelas Fatimah.

Dari hasil pemeriksaan, pelaku sering melakukan perbuatan tersebut kepada korban dan temannya.

Namun kedua korban mengaku tidak berani melaporkan kejadian itu ke orangtua mereka karena mendapat ancaman dari pelaku.

Atas perbuatannya, pelaku disangkakan Pasal 82 UU RI Nomor 35 tahun 2014 tentang Perubahan atas UU RI Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

(kompas.com)

Baca juga: Tak Bisa Ngontrol Hawa Nafsu, Dalam Sehari Juru Parkir di Banda Aceh Rudapaksa Dua Anak Dibawah Umur

Baca juga: Alasan Mirip Istri, Seorang Ayah Tega Cabuli Putrinya

Baca juga: Polisi Gulung Sindikat Begal, 7 Pelaku Diamankan, Modus Tuduh Korban Mesum

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved