Tahukah Anda
Mengapa Ban Berwarna Hitam?
Ban kendaraan yang biasa kita temui rata-rata berwarna hitam. Pernahkah terpikir mengapa demikian? Sebelum menjawabnya, mari pahami dulu dari mana ...
Karbon hitam adalah salah satu zat paling hitam di dunia dan merupakan bahan yang akhirnya memberikan warna hitam pada ban kendaraan.
Penggunaannya pun punya alasan tersendiri.
Baca juga: Jalan ke Lokasi Wisata Iboih dan Nol Kilometer Sabang Terputus
Baca juga: Fir’aun Tutankhamun Punya Saingan, Ditemukan Mumi dengan Hati Emas
Karbon hitam dikenal karena kemampuannya untuk bertindak sebagai bahan penguat.
Karbon hitam meningkatkan kekuatan ban, sekaligus meningkatkan daya tahannya.
Tak hanya itu, karbon hitam juga membantu menghilangkan panas dari bagian-bagian penting ban.
Seperti diketahui saat ban berjalan di jalan atau permukaan apa pun akan tercipta panas karena gesakan.
Panas ini dapat merusak ban karet dan mengurangi masa pakainya.
Setelah mengetahui bahwa karet alam putih menjadi hitam selama pembuatan karena karbon hitam, Anda mungkin bertanya-tanya apakah ban selalu berwarna hitam.
Untuk menjawabnya, mari melakukan perjalanan ke masa lalu sebentar, ke New York tahun 1900-an.
Meski tidak terlalu banyak mobil selama periode tersebut, ban pada masa itu ternyata berwarna putih.
Pada masa awal ban karet sebenarnya dibuat dengan warna putih kemudian untuk menambah kekuatannya dilapisi dengan jelaga yang menjadikannya hitam.
Perlahan-lahan, setelah penelitian dan produksi bertahun-tahun jelaga diganti dengan karbon hitam seperti sekarang ini.
(Kompas.com)
Baca juga: Ini Delapan Negara Terkuat di Dunia, AS Nomor 1
Baca juga: Tahukah Anda, 99 Persen Kasus Covid-19 Global Saat Ini Adalah vVrian Delta
Baca juga: Lubang Hitam Terdekat dengan Bumi Ditemukan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/prohaba/foto/bank/originals/Foto-Ban-mobil.jpg)