Rabu, 3 Juni 2026

Luar Negeri

Trump Tertawakan Vonis Pelecehan Seks Sambil Klaim Pemilu AS Curang

Donald Trump mengaku tidak menyesal dan tetap berpegang teguh pada apa yang dipercayanya di masa lalu. Ini disampaikan mantan presiden itu dengan ..

Tayang:
Editor: Muliadi Gani
AP PHOTO/EVAN VUCCI
Foto tanggal 31 Desember 2020 menampilkan Donald Trump yang masih menjabat presiden Amerika Serikat saat tiba di South Lawn, Gedung Putih, Washington DC. 

PROHABA.CO, WASHINGTON DC - Donald Trump mengaku tidak menyesal dan tetap berpegang teguh pada apa yang dipercayanya di masa lalu.

Ini disampaikan mantan presiden itu dengan percaya diri dalam siaran televsi pada Rabu (10/5/2023).

Dalam siaran 70 menit yang kontroversial itu, Trump mengundang tawa dari penonton New Hampshire ketika dia mengejek akun penulis E Jean Carroll terkait tuduhan bahwa Trump telah melecehkannya secara seksual.

Dilansir dari Reuters, Trump juga tak bosan mengulangikebohongan tentang kekalahannya dalam pemilihan tahun 2020.

Dia mengatakan akan mengampuni banyak pendukungnya yang dihukum karena mengambil bagian dalam serangan 6 Januari 2021 di Capitol AS, dan menyebut moderator CNN Kaitlan Collins sebagai “orang jahat”.

Menanggapi pertanyaan dari Collins dan anggota audiensi di Saint Anselm College, Trump tidak berusaha untuk menawarkan posisi yang lebih moderat dalam berbagai masalah.

Hal ini, menurut analis politik, adalah kunci untuk memperluas daya tariknya ke pendukung Partai Republik yang lebih luas.

Mantan kolumnis E Jean Carroll meninggalkan pengadilan federal setelah bersaksi dalam persidangan pemerkosaan yang menyangkut mantan Presiden AS Donald Trump, Rabu (26/4/2023) di New York.
Mantan kolumnis E Jean Carroll meninggalkan pengadilan federal setelah bersaksi dalam persidangan pemerkosaan yang menyangkut mantan Presiden AS Donald Trump, Rabu (26/4/2023) di New York. (AP PHOTO/BEBETO MATTHEWS)

Baca juga: Trump Dinyatakan Lakukan Serangan Seksual terhadap E Jean Carroll

Baca juga: Adu Argumen Kasus Pemerkosaan Trump, Juri Segera Beri Putusan

Baca juga: Donald Trump Diadili, Pertanyakan Logika Tuduhan Pemerkosaan

Ditanya oleh Collins apakah dia akan mengakui bahwa dia kalah dari Joe Biden pada tahun 2020, Trump menegaskan kembali klaim tidak berdasar bahwa pemilu telah dicurangi, sembari mengesampingkan upayanya untuk memperbaiki catatan tersebut.

“Itu adalah pemilihan yang curang,” kata Trump, menambahkan bahwa siapa pun yang berpikir sebaliknya adalah bodoh.

Trump, kandidat presiden terdepan dalam perebutan nominasi Partai Republik, menolak untuk mengungkapkan penyesalan atas serangan mematikan di Capitol AS ketika para pendukungnya berusaha mencegah Kongres meratifikasi hasil pemilu.

Dia mengulangi rencananya untuk mengampuni individu yang terlibat jika pemilih mengembalikannya ke Gedung Putih pada tahun 2024.

Trump sebelumnya dinyatakan oleh para juri dengan suara aklamasi bertanggung jawab atas serangan seksual terhadap E. Jean Carroll, seorang wanita kolumnis AS, pada tahun 1996.

Dalam putusan itu, Trump juga didenda membayar ganti rugi kepada korbannya.

(Kompas.com)

Baca juga: Perselingkuhan Donald Trump dengan Bintang Porno Berbuntut Panjang

Baca juga: Pasutri “Penjaja” Video Porno Ditangkap Polisi

Baca juga: Mengulik Duduk Perkara Kasus Trump dengan Bintang Porno

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved