Tahukah Anda
Pertama Kali, Parker Solar Probe Pesawat Luar Angkasa Berhasil Sentuh Matahari
Parker Solar Probe milik National Aeronautics and Space Administration (NASA)merupakan pesawat luar angkasa pertama yang berhasil “menyentuh” Matahari
Parker Solar Probe telah terbang lebih dekat ke Matahari dibandingkan pesawat ruang angkasa lainnya dan akan terus menyusutkan orbitnya di sekitar Matahari selama kurang lebih tujuh tahun umurnya.
Lintasan menukik wahana antariksa mengelilingi matahari tidak akan mungkin terjadi tanpa serangkaian penerbangan bantuan gravitasi Venus.
Selama masa pakainya, Parker Solar Probe akan menggunakan tujuh kali terbang melintasi Venus untuk secara bertahap mempersempit orbitnya mengelilingi Matahari, hingga mencapai jarak 6,16 juta km.
3. Suhunya
Saat wahana ini mendekati Matahari, perisai suryanya akan menghadapi suhu mendekati 1.400 derajat Celsius.
Yang mengherankan, instrumen sains pesawat ruang angkasa ini akan terlindungi dari suhu terik ini dan tetap mendekati suhu ruangan, yakni sekitar 30 derajat Celsius.
Baca juga: NASA Perkenalkan Empat Astronaut untuk Misi Lintasi Bulan, Ada Perempuan dan Kulit Hitam
Baca juga: Pesawat Luar Angkasa NASA Berhasil Menyentuh Matahari
4. Tujuan misi
Parker Solar Probe sedang mempelajari Matahari dari dekat dalam upaya untuk memahami bagaimana energi dan panas bergerak melalui atmosfer Matahari dan memengaruhi proses seperti angin matahari.
Menurut APL, tiga tujuan ilmiah utama dari Parker Solar Probe adalah: Menelusuri aliran energi yang memanaskan dan mempercepat korona Matahari dan angin Matahari.
Menentukan struktur dan dinamika plasma dan medan magnet pada sumber angin Matahari.
Menjelajahi mekanisme yang mempercepat dan mengangkut partikel energik.
Matahari adalah sumber utama cahaya dan panas Bumi, tapi itu bukan satu-satunya pengaruh Matahari terhadap planet ini.
Angin Matahari adalah kumpulan partikel bermuatan yang mengalir dari bintang dan melewati Bumi dengan kecepatan lebih dari 400 kilometer per detik.
Gangguan pada angin Matahari dapat mengguncang medan magnet planet kita dan memompa energi ke sabuk radiasi sehingga memicu serangkaian perubahan yang dikenal sebagai cuaca luar angkasa.
Parker Solar Probe ini yang akan membantu para ilmuwan memahami lebih banyak tentang mekanisme yang mendasari Matahari sehingga mereka dapat meningkatkan upaya prakiraan ruang angkasa dan lebih siap menghadapi perubahan aktivitas Matahari.
(Kompas.com)
Baca juga: NASA Akhirnya Libatkan Publik untuk Bahas UFO
Baca juga: Tim Luar Angkasa Temukan Rumah Misteri di Bulan
Baca juga: Mengapa Bulan Menjadi Merah saat Gerhana Bulan? Ini Penjelasan NASA
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Parker Solar Probe, Pesawat Luar Angkasa Pertama yang Berhasil "Sentuh" Matahari",
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/prohaba/foto/bank/originals/Ilustrasi-satelit-luar-angkasa-Parker-Solar-Probe-Nasa-yang-mendekati-Matahari.jpg)