Selasa, 7 April 2026

Tahukah Anda

Kenapa Orang Dewasa Bangun Lebih Cepat Seiring Bertambah Usia

Ada anggapan umum bahwa orang dewasa yang lebih tua tidur lebih awal dan bangun cepat pada pagi hari. Ternyata, anggapan bahwa orang dewasa tidur

Editor: Muliadi Gani
FOTO: SHUTTERSTOCK
ILUSTRASI lansia tetap aktif. Mobilitas atau pergerakan orang lanjut usia (lansia) dapat memengaruhi angka harapan hidup dan kualitas hidupnya. 

PROHABA.CO - Orang dewasa yang lebih tua merasakan perubahan tidur yang cukup signifikan.

Mulai dari usia paruh baya, jumlah rata-rata waktu seseorang tidur setiap malam cenderung berkurang 30 menit setiap 10 tahun.

Perubahan tidur normal pada orang dewasa mencakup tidur dan bangun tidur lebih awal.

Kondisi ini merupakan akibat dari proses penuaan yang mempengaruhi ritme sirkadian.

Sehingga bisa menyebabkan gangguan tidur serta kelelahan di siang hari. 

Ada anggapan umum bahwa orang dewasa yang lebih tua tidur lebih awal dan bangun cepat pada pagi hari.

Ternyata, anggapan bahwa orang dewasa tidur lebih awal dan bangun lebih cepat ini ada benarnya.

Fakta ini adalah bagian dari proses penuaan alami.

Para ahli merekomendasikan supaya seseorang tidur tujuh jam atau lebih setiap malam dan tidur pada waktu yang sama.

Namun, ketika seseorang mulai memasuki usia paruh baya, rata-rata jumlah tidur malam orang berkurang 30 menit setiap sepuluh tahun, dan mereka juga cenderung tidur lebih awal dan bangun lebih cepat.

Baca juga: Mengapa Kita Bangun Tidur dengan Wajah Jelek?

Baca juga: Bagaimana Dampak Kurang Tidur pada Otak, Berikut Penjelasannya

Baca juga: Bagaimana Cara Sel-Sel Otak Mengirim Pesan, Berikut Penjelasannya

Kendati demikian, ada alasan mengapa orang dewasa cenderung bangun lebih cepat dan tidur lebih awal.

Alasan bangun lebih awal Dikutip dari IFL Science, Selasa (12/9/2023), pola penuaan dan tidur, serta bangun lebih awal yang terjadi pada orang dewasa ini berkaitan dengan otak.

Seperti banyak bagian tubuh kita, otak tidak lagi responsif seiring bertambahnya usia.

“Sambungan otak kemungkinan besar tidak dapat mendeteksi dan merespons masukan sebagaimana mestinya karena otak mengalami penuaan,” kata Sairam Parthasaranthy, Direktur Pusat Ilmu Tidur dan Sirkadian di Universitas Arizona.

Masukan atau input ini adalah penanda yang membantu menentukan di mana kita berada dalam sehari, seperti siang hari, isyarat sosial, waktu makan, dan aktivitas fisik.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved