Berita Viral
Pria AS Ungkap Bagaimana Dia Mendapatkan 300 Juta Dolar dengan Meretas iPhone
dalam semalam dia akan menguras rekening bank tersebut dan akhirnya pergi ke toko untuk membeli barang menggunakan Apple Pay.
Penulis: TM Farizi | Editor: Muliadi Gani
Pria AS Ungkap Bagaimana Dia Mendapatkan 300 Juta Dolar dengan Meretas iPhone Orang Asing
PROHABA.CO - Seorang pria di Amerika Serikat, harus menjalani hukuman 94 bulan penjara karena meretas ratusan iPhone, telah membocorkan rahasia perdagangan kriminalnya dan mengungkapkan bagaimana agar seseorang dapat melindungi diri dari pencurian tersebut.
Dalam sebuah wawancara dengan Wall Street Jornal, Aaron Johnson, yag ditangkap tahun lalu di Minnesota, mengungkapkan bagaimana pria tersebut daoat menghasilkan sekitar $300.000 hanya dengan mencuri iPhone dan memanipulasi aplikasi keuangan mereka.
Lebih mengejutkan lagi, pendekatannya tampak tidak bersalah di mata para saksi karena terpidana pencuri tersebut mengatakan bahwa korbannya sering kali menyerahkan handphone mereka kepadanya dengan sukarela.
Baca juga: Dua Pemuda asal Sulsel Ditangkap, Retas Medsos Petinggi Eks Petinggi Organisasi Olahraga
Dikutip dari NDTV pada Jumat (22/12/2023), Pria berusia 26 tahun ini mengungkapkan bahwa ia akan menyerang bar dan klub dengan menargetlan sebagian besar pria yang masih berkuliah, karena sejumlah wanita lebih waspada terhadap perilaku mencurigakan.
Para mahasiwa merupakan sasaran empuk saat mereka sedang mabuk dan tidak sadar dengan apa yang terjadi, kata pria tersebut.
Johnson sering berbicara dengan korbannya, terkadang menawarkan narkoba, terkadang mengaku sebagai rapper yang ingin menambahkan mereka ke media sosial SnapChat.
Para korban kemudian akan menyerahkan Iphone mereka, berharap ia untuk memasukkan telponnya dan segera menyerahkan kembali.
"Saya berkata, Hei, ponselmu terkunci, apa kode sandinya?," jelas Johnson
Baca juga: Si Kembar Rihana-Rihani Digugat Para Korban Penipuan iPhone, Minta Uang Rp 16,5 Miliar Dikembalikan
"Mereka memberitahu, lalu saya langsung mengingatnya," tambahnya.
Setelah masuk, pemain berusia 26 tahun itu kemudian akan mengubah sandi ID Apple dengan kemampuan ahlinya.
Dia juga akan menonaktifkan fitur pelacakan seperti Find My iPhone, sebuah fitur untuk melacak iPhone dan menambahkan biometriknya sendiri ke FaceID.
Yang terakhir adalah "Kunci Segalanya" karena memungkinkan akses ke kata sandi dalam Rantai Kunci Icloud.
Johnson mengatakan dia akan langsung menggunakan aplikasi perbankan dan mata uang kripto sambil mencari catatan dan foto untuk informasi sensitif seperti nomor Jaminan Sosial.
Baca juga: iPhone 15 di Cina dijual Seperti Obral Baju
Kemudian, dalam semalam dia akan menguras rekening bank tersebut dan akhirnya pergi ke toko untuk membeli barang menggunakan Apple Pay.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/prohaba/foto/bank/originals/Ilustrasi-Iphone.jpg)