Sabtu, 23 Mei 2026

Tahukah Anda

Apa Penyebab Terjadinya Tornado? Ini Penjelasaanya

Tornado adalah corong vertikal udara yang berputar dengan cepat. Kecepatan angin tornado bisa mencapai 400 km per jam. Tornado muncul dalam badai

Tayang:
Editor: Muliadi Gani
iStockphoto/mdesigner125
Ilustrasi proses terbentuknya tornado. 

PROHABA.CO - Tornado merupakan udara yang berkumpul dan berputar yang terjadi di permukaan tanah.

Penyebab tornado karena perbedaan suhu yang terjadi di suatu wilayah.

Proses terjadinya juga berkaitan dengan terbentuknya awan cumulonimbus.

Tornado adalah corong vertikal udara yang berputar dengan cepat.

Kecepatan angin tornado bisa mencapai 400 km per jam.

Tornado muncul dalam badai petir dan sering kali disertai hujan es.

Badai petir raksasa dan terus-menerus dapat menimbulkan tornado yang sangat merusak.

Badai dahsyat ini dapat terjadi di seluruh dunia.

Namun, Amerika Serikat merupakan salah satu tempat yang paling sering dilanda tornado, dengan sekitar seribu tornado setiap tahunnya.

Baca juga: Sebut Angin Dahsyat di Sumedang sebagai Tornado Pertama di Indonesia, Ini Penjelasan Peneliti BRIN

Baca juga: 7 Rumah Rusak, Dua Motor Terbakar di Langkat, Dipicu Bentrok Antar tim Sukses Caleg

Baca juga: Panik! Dua Angin Tornado Raksasa Berputar di Danau Toba

Ketika angin tornado menghantam wilayah berpenduduk padat, ia dapat menyebabkan kerusakan besar dan mengakibatkan banyak korban jiwa, terutama akibat hantaman puing-puing yang beterbangan dan bangunan yang runtuh.

Dengan menggunakan satuan F0 hingga F5, skala Fujita mengukur intensitas tornado dengan menganalisis kerusakan yang ditimbulkan angin dan kemudian mencocokkannya dengan kecepatan angin yang diperkirakan menghasilkan kerusakan yang sebanding.

Penyebab tornado Tornado terbentuk ketika udara hangat dan lembap bertabrakan dengan udara dingin dan kering.

Udara dingin yang lebih padat terdorong ke atas udara hangat, yang biasanya menghasilkan badai petir.

Udara hangat naik melalui udara dingin, menyebabkan aliran udara ke atas.

Arus ke atas akan mulai berputar jika kecepatan atau arah angin sangat bervariasi.

Ketika aliran udara ke atas berputar, yang disebut ‘mesocycle’, ia menarik lebih banyak udara hangat dari badai petir yang bergerak, kecepatan rotasinya pun akan meningkat.

Kemudian, kumpulan angin kencang di atmosfer memberikan lebih banyak energi.

Tetesan air dari udara lembap mesosiklon membentuk awan corong.

Corong tersebut terus berkembang dan akhirnya turun dari awan. Ketika menyentuh tanah, ia menjadi angin tornado.

(Kompas.com)

Baca juga: Pengunjung Panik, Wahana Tornado Dufan Ancol Mendadak Berhenti

Baca juga: Topan Noru Melanda Filipina akibatnya 5 Orang Tewas

Baca juga: Tertimpa Pohon Saat Angin Kencang, Ayah dan Anak Meninggal di Sabang, Istri Kritis

 

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Apa Penyebab Terjadinya Tornado?", 

 

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved