Sabtu, 30 Mei 2026

Tahukah Anda

Brain Freeze, Sakit Kepala akibat Mengonsumsi Minuman Dingin

‘Brain freeze’, biasanya, terjadi ketika cuaca sangat panas, dan seseorang mengonsumsi sesuatu yang dingin terlalu cepat.

Tayang:
Editor: Muliadi Gani
THINKSTOCKPHOTOS
Ilustrasi - Brain Freeze, Sakit Kepala akibat Mengonsumsi Minuman Dingin 

PROHABA.CO - Minuman dingin terasa begitu menyegarkan ketika dikonsumsi saat cuaca sedang terik.

Namun, pernahkah kamu mengalami sakit kepala hebat setelah mengonsumsi minuman dingin

Kondisi tersebut dikenal dengan sebutan brain freeze, ice cream headache, sakit kepala stimulus dingin, dan ganglioneuralgia sfenopalatina.

Ini merupakan sakit kepala hebat yang terjadi pada waktu singkat yang berkaitan dengan konsumsi minuman dingin, es krim, atau es loli. 

Brain freeze terjadi ketika sesuatu yang sangat dingin bersentuhan langsung dengan langit-langit mulut.

Umumnya, hal ini terjadi ketika cuaca sangat panas, dan seseorang mengonsumsi sesuatu yang dingin terlalu cepat.

Pernahkah Anda merasakan sensasi dingin yang tiba-tiba di kepala setelah mengonsumsi makanan atau minuman dingin?

Kondisi tersebut dikenal dengan istilah ‘brain freeze’ atau otak beku.

Baca juga: Berolahraga Saat Sakit Kepala Apa Bisa Berbahaya? Simak Penjelasan Berikut Ini

‘Brain freeze’, biasanya, terjadi ketika cuaca sangat panas, dan seseorang mengonsumsi sesuatu yang dingin terlalu cepat.

Brain freeze merupakan sakit kepala jangka pendek yang biasanya dikaitkan dengan konsumsi es krim atautu yang dingin terlalu cepat.

Brain freeze merupakan sakit kepala jangka pendek yang biasanya dikaitkan dengan konsumsi es krim atau minuman yang sangat dingin secara berlebihan.

Penyebab brain freeze Para ilmuwan, sebenarnya, tidak yakin secara pasti apa yang secara spesifik menyebabkan brain freeze.

Sebuah studi tahun 2012 mencoba mencari tahu penyebabnya dengan mengukur aliran darah dan aktivitas di otak saat partisipan meminum air es.

Teori para peneliti adalah ketika otak menjadi dingin dengan cepat akibat mengonsumsi makanan atau cairan yang sangat dingin, hal itu mengubah aliran darah di otak.

Rasa dingin berpindah dari langit-langit mulut ke saraf otak, dan ini menyebabkan semacam reaksi di otak.

Baca juga: Bagaimana Otak Bekerja Saat Seseorang Melamun?

Baca juga: Cara Mengatasi Sakit Kepala Cukup dengan Air Putih, Tips Sehat dr Zaidul Akbar

Para peneliti menggunakan Doppler, yang mengukur aliran darah, untuk melihat pembuluh darah di arteri otak tengah dan depan pada 13 orang dewasa saat mereka meminum air es dan air bersuhu ruangan.

Para partisipan meminum air es melalui sedotan yang ditempelkan di langitlangit mulut hingga mereka merasakan brain freeze.

Para peneliti kemudian mengukur resistensi otak, detak jantung, dan tekanan darah para partisipan sebelum, selama, dan setelah brain freeze.

Mereka menemukan bahwa meminum air es dapat meningkatkan aliran darah di arteri otak depan, tetapi tidak di pembuluh darah tengah.

Air es juga menyebabkan peningkatan resistensi di otak.

Dari temuan tersebut, peneliti menyimpulkan bahwa brain freeze sebenarnya disebabkan oleh meningkatnya aliran darah dan resistensi pada pembuluh darah otak.

Jadi, jika mengalami brain freeze, kita mungkin sebenarnya merasakan pembuluh darah otak yang bereaksi terhadap dingin.

(Kompas.com)

 

Baca juga: 5 Manfaat Daun Salam yang Jarang Diketahui, Catat Ini Khasiatnya

Baca juga: Apakah Memakan Es Krim Dapat Memicu Sakit Tenggorokan?

Baca juga: Lima Manfaat 30 Hari Tidak Konsumsi Gula, Bisa Menurunkan Berat Badan

 

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ilmuwan Jelaskan Penyebab "Brain Freeze", Sakit Kepala akibat Konsumsi Minuman Dingin",

 

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved