Berita Bireuen
Polres Bireuen: Perkelahian Antar Remaja di Jeunieb Bukan Begal
Polres Bireuen memastikan insiden yang terjadi di Jeunieb Bireuen, Selasa (12/3/2024) dinihari dan diamankan tiga remaja adalah perkelahian antar
Disebutkan, video yang beredar di masyarakat yang menyebutkan aksi begal adalah hoax dan yang benar adalah aksi perkelahian antar remaja.
Laporan Yusmandin Idris I Bireuen
PROHABA.CO, BIREUEN - Polres Bireuen memastikan insiden yang terjadi di Jeunieb Bireuen, Selasa (12/3/2024) dinihari dan diamankan tiga remaja adalah perkelahian antar remaja dan bukan begal.
Hal tersebut disampaikan Kapolres Bireuen AKBP Jatmiko SH MH melalui Kasat Reskrim, Iptu Adimas Firmansyah STrK SIK MSi melalui pesan video yang disebarkan melalui media sosial, Rabu (13/3/2024).
Disebutkan, video yang beredar di masyarakat yang menyebutkan aksi begal adalah hoax dan yang benar adalah aksi perkelahian antar remaja.
Kasus tersebut saat ini dalam penanganan Satreskrim Polres Bireuen.
Masyarakat diharapkan tidak terpengaruh dengan isu dan video hoax tersebut.
"Kasus perkelahian antar remaja sudah dalam penanganan Satreskrim Polres Bireuen akan menyelidiki," ujarnya.
Baca juga: Polsek Jeunieb Amankan Tiga Remaja Bireuen Diduga Begal, Ini Barang Bukti Yang Disita
Baca juga: 7 Ruko di Samalanga Bireuen Terbakar, Pemilik Selamat Melompat dari Lantai Dua,Satu Korban Meninggal
Baca juga: Begal Payudara Beraksi di Jalan Sepi Kawasan Limpok Aceh Besar, Begini Pengakuan Korban
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, tiga warga Bireuen usia masih remaja diamankan masyarakat dan anggota Polsek Jeunieb, Bireuen, sekitar pukul 01.00 WIB, Selasa (12/3/2024) di kawasan Simpang Nalan, kawasan Desa Teupin Kupula, Jeunieb Bireuen.
Sebelum mereka diamankan warga, mereka diduga melakukan pengrusakan rak penjual mie di salah satu keude Desa Blang Mee Barat dan mengacungkan parang ke warga yang mengejarnya.
Kapolres Bireuen, AKBP Jatmiko SH MH melalui Kapolsek Jeunieb, Iptu Faisal Riza SH MH mengatakan, diamankan tiga remaja asal Bireuen saat dinihari.
Karena awalnya mereka melakukan pengrusakan salah satu rak, stelling tempat usaha jualan mie di Desa Blang Mee Barat Kecamanan Jeunieb Bireuen.
Mereka melarikan diri dan dikejar warga kemudian diduga melakukan penganiayaan di desa Teupin Kupula, Jeunieb, Bireuen. (*)
Baca juga: Tujuh Remaja Diduga Terlibat Tawuran Antar Geng di Lhokseumawe Ditangkap, Polisi Sita Sajam
Baca juga: Geng Kampung Tengah kembali Buat Onar, Aniaya dan Rampas HP di Warkop Darussalam Aceh Besar
Baca juga: NYAN, Detik Detik Bandara Ben Gurion Israel Dibom
Update berita lainnya di PROHABA.co dan Google News
| Lantai Jembatan Bailey Kutablang Bireuen Patah, Jalur Banda Aceh–Medan Sempat Lumpuh |
|
|---|
| Pasca Banjir Bandang, Jembatan Kepala Hiu Jadi Andalan Warga Peusangan Bireuen |
|
|---|
| Pemkab Bireuen Hibahkan Tanah untuk Pembangunan Gedung Layanan Haji |
|
|---|
| TNI Hibah Lahan untuk Pemkab Bireuen, Ini Pengharapan Brigjen Ali Imran |
|
|---|
| Koalisi Sipil Bireuen Gelar Aksi Ketiga, Warga Desak Pendataan Korban Banjir Lebih Akurat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/prohaba/foto/bank/originals/Kapolres-Bireuen-AKBP-Jatmiko-SH-MH-23.jpg)