Tahukah Anda
Pembuatan Obat di Masa Depan Bisa Jadi di Luar Angkasa
Obat generasi berikutnya di masa depan bisa jadi akan diproduksi di luar angkasa. Langkah ini sebenarnya bahkan sudah mulai dirintis.
Ternyata kondisi gayaberat mikro menyebabkan banyak proses yang digunakan untuk membangun molekul kristal kompleks berperilaku berbeda dibandingkan di Bumi.
Molekul kristal kompleks ini seperti protein dan antibodi yang digunakan dalam banyak obat untuk mengobati segal hal mulai dari kanker hingga penyakit jantung.
Perilaku berbeda ini misalnya, larutan cair yang membentuk kristal tidak lagi terpisah menurut kepadatannya ditambah lagi zat padat tidak jatuh atau naik secara alami di dalamnya.
Dan kurangnya gravitasi berarti setiap struktur yang tumbuh tidak akan berubah bentuk dan berubah sifatnya.
“Bukti menunjukkan bahwa kristal yang tumbuh di lingkungan gayaberat mikro memiliki peluang 80 persen atau lebih baik untuk menjadi lebih unggul dibandingkan kristal yang tumbuh di Bumi,” kata Anne Wilson, peneliti di Butler University di Indianapolis.
(Kompas.com)
Baca juga: Pertama Kali, Parker Solar Probe Pesawat Luar Angkasa Berhasil Sentuh Matahari
Baca juga: Apa Itu Teleskop Luar Angkasa James Webb? Simak Fitur Kegunaannya Berikut Ini
Baca juga: Astronaut Cina Tanam Padi di Luar Angkasa, Bagaimana Hasilnya?
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Obat di Masa Depan Bisa Jadi Dibuat di Luar Angkasa, Ini Alasannya",
Update berita lainnya di PROHABA.co dan Google News
| 9 Makanan Kaya Zat Besi untuk Atasi Anemia Secara Alami, Biji Labu hingga Brokoli |
|
|---|
| Ikan Gabus, Dari Tradisi Penyembuhan Luka hingga Potensi Antioksidan dan Antihipertensi |
|
|---|
| Pohon Sawit Tak Dapat Gantikan Fungsi Hutan, Berikut Penjelasannya |
|
|---|
| Versi Terbaru Kebutuhan Protein Manusia Per Hari, Berikut Penjelasan Ahli |
|
|---|
| Tempe Goreng Lebih Sehat daripada Keripik Tempe, Begini Penjelasan Pakar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/prohaba/foto/bank/originals/Ilustrasi-Stasiun-Luar-Angkasa-Internasional.jpg)