Sabtu, 25 April 2026

Tahukah Anda

Ini Dia Bahan Kimia Paling Berbahaya di Dunia?

Toksin botulinum, racun yang dihasilkan oleh bakteri Clostridium botulinum, adalah zat alami paling beracun di bumi, yang menghalangi sinyal saraf

Editor: Muliadi Gani
Shutterstock
Ilustrasi racun. Ini Dia Bahan Kimia Paling Berbahaya di Dunia? 

PROHABA.CO -  Di dunia ini, ada berbagai zat kimia yang memiliki potensi bahaya yang sangat tinggi dan paling berbahaya di dunia.

Bahkan zat-zat ini dapat menyebabkan kematian yang mengerikan.

Toksin botulinum, racun yang dihasilkan oleh bakteri Clostridium botulinum, adalah zat alami paling beracun di bumi, yang menghalangi sinyal saraf ke otot hingga menyebabkan kematian karena kelumpuhan.

Demikian pula, potent nerve agent VX, yang dikembangkan sebagai senjata kimia oleh militer Inggris, juga membuat korbannya mati lemas dengan melumpuhkan otot-otot pernapasan.

Kemudian, ada klorin trifluorida, gas tak berwarna yang sangat korosif, yang sangat reaktif sehingga dapat meledak secara spontan saat bersentuhan dengan bahan yang tampaknya tidak berbahaya seperti air, pasir, atau bahkan abu zat yang sudah terbakar.

Tetapi, manakah bahan kimia yang paling berbahaya?

Baca juga: Mengenal Fibrosis Kistik, Penyakit Langka Yang Mematikan

Untuk menentukan hal tersebut, perlu memperhatikan kombinasi efek dan paparan.

Potent nerve agent secara luas dianggap sebagai senjata kimia paling beracun karena batas toksiknya yang sangat kecil dan dampaknya yang sangat cepat pada tubuh manusia.

Hanya 10 miligram (sepersepuluh ribu gram) VX sudah cukup untuk menyebabkan kematian dalam hitungan menit.

Namun, hanya satu orang yang terbunuh oleh bahan kimia saraf selama dekade terakhir.

Sementara itu, lebih dari 100.000 orang di AS secara tidak sengaja keracunan oleh bahan kimia rumah tangga seperti pemutih dan disinfektan, meskipun zat-zat ini bekerja lebih lambat dan jauh lebih tidak beracun daripada VX.

Selain itu, beberapa bahan kimia umum dapat berakibat fatal jika dicampur.

Misalnya, mencampur pembersih saluran air dan pemutih akan melepaskan gas klorin yang beracun.

Kedua contoh tersebut menyoroti masalah utama dalam menentukan peringkat bahan kimia berdasarkan bahayanya, yakni untuk mengevaluasi bahaya, kita perlu mengetahui seberapa besar kemungkinan seseorang terpapar bahan kimia.

Ahli mendefinisikan bahaya menggunakan kombinasi dua faktor yakni bahaya dan risiko.

Baca juga: Perubahan Iklim Membuat Jamur Lebih Berbahaya bagi Manusia, Ini Penjelasannya

Baca juga: Berikut Daftar Lima Racun Paling Mematikan di Dunia

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved