Tahukah Anda

Terminal Lucidity, Fenomena Mendadak Sembuh sebelum Ajal

Pernahkah kamu mendengar tentang orang yang sakit parah, bahkan mungkin sudah divonis dokter tak akan lama lagi, tiba-tiba mengalami pemulihan yang

Editor: Muliadi Gani
SHUTTERSTOCK
Di usia senja Anda memiliki risiko lebih tinggi mengalami multiple myeloma. Ini adalah kanker yang menyerang sel plasma di sumsum tulang.(SHUTTERSTOCK) 

Keenam pasien tersebut meninggal 9 hari setelah mengalami "kesembuhan" yang tiba-tiba.

Studi terbaru tentang terminal lucidity diterbitkan tahun 2023 dalam Journal of Gerontological. Penelitian ini mekaporkan 22,2 persen pasien yang mengalami terminal lucidity meninggal dalam waktu 3 hari.

Sedangkan ada 14,8 persen yang mengalami "kesembuhan" tiba-tiba ini meninggal setelah 3 bulan.

Baca juga: Pilu, Bocah 9 Tahun Kena Stroke Ringan, Tagihan RS Capai Rp 2,2 Miliar 

Bukan sekadar "pulih" biasa

Fenomena ini kerap memiliki rasa emosional mendalam. Dikutip dari Scientific American, bagi keluarga momen "pulih" ini menjadi pengalaman yang mengharukan sekaligus melegakan.

Namun, bagi tenaga medis, ini bisa menjadi tanda bahwa akhir hidup pasien sudah semakin dekat.

Tidak ada yang dapat memprediksi kapan kondisi ini terjadi.

Kesembuhan yang tiba-tiba ini kerap menjadi momen yang berharga bagi keluarga untuk memperkuat kembali hubungan dengan orang terkasih. 

Misteri dibalik "kesembuhan" yang tiba-tiba

Sayangnya, hingga saat ini belum ada penjelasan pasti dari fenomena terminal lucidity ini.

Dilansir dari Healthline, sebagian ahli menganggap fenomena ini sebagai paradoks karena bertentangan dengan pemahaman medis tentang otak manusia dan bagaimana kondisi seperti demensia mempengaruhi kognitif seseorang.

Namun, beberapa ahli menduga bahwa perubahan kognitif yang singkat ini terjadi karena adanya fluktuasi dalam fungsi otak tertentu.

Perubahan tak terduga dalam otak dan tubuh bisa terjadi menjelang kematian, yang mungkin menyebabkan perubahan dalam memori dan perilaku.

Meski masih misteri hingga saat ini, fenomena terminal lucidity mengajarkan kita untuk tidak pernah berhenti menghargai setiap momen Bersama orang-orang yang kita cintai.

Kesembuhan yang tiba-tiba dari orang tersayang yang sedang sakit bisa menjadi kesempatan untuk berkomunikasi, meminta maaf mengucapkan kasih sayang, atau sekadar menghabiskan waktu bersama sebelum akhirnya yang tercinta pergi untuk selamanya.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved