Jumat, 8 Mei 2026

Tahukah Anda

Tidur Terganggu Saat Bulan Purnama? Ini Penjelasan Ilmiahnya

bulan purnama selalu jadi momen yang menawan secara visual, tapi tahukah anda bahwa fase ini juga sering dikaitkan dengan perubahan dalam tubuh

Tayang:
Editor: Muliadi Gani
treehugger.com
ILUSTRASI BULAN PURNAMA - Foto ilustrasi bulan purnama. Full moon atau bulan purnama selalu jadi momen yang menawan secara visual, tapi tahukah anda bahwa fase ini juga sering dikaitkan dengan perubahan dalam tubuh manusia, khususnya gangguan tidur? Tidur Terganggu Saat Bulan Purnama? Ini Penjelasan Ilmiahnya 

Ringkasan Berita:
  • Bulan purnama bisa memengaruhi tidur, membuat tidur lebih singkat dan waktu tertidur lebih lama.
  • Efek psikologis (sugesti) juga berperan, percaya sulit tidur saat purnama bisa benar-benar mengganggu tidur.
  • Dampak bulan lebih terasa di lingkungan minim cahaya; di era modern, lampu dan layar gadget lebih dominan memengaruhi tidur.

PROHABA.CO -  Full moon atau bulan purnama selalu jadi momen yang menawan secara visual, tapi tahukah anda bahwa fase ini juga sering dikaitkan dengan perubahan dalam tubuh manusia, khususnya gangguan tidur?

Meskipun terdengar seperti mitos atau cerita rakyat, ternyata ada sejumlah studi ilmiah yang mencoba mengungkap hubungan antara bulan purnama dan kualitas tidur kita.

Kamu sudah mencoba segala trik agar tidur nyenyak tidur tepat waktu, hindari kopi sore, jaga kamar tetap sejuk dan gelap.

Tapi malam ini, matamu tetap sulit terpejam.

Lalu kamu melihat cahaya perak lembut menembus tirai: bulan purnama.

Apakah itu penyebabnya?

Faktanya, pengaruh bulan terhadap tidur manusia tidak sesederhana yang dibayangkan.

Banyak orang percaya bahwa bulan purnama membawa efek magis, mulai dari suasana romantis hingga rasa gelisah.

“Efek yang dirasakan orang mungkin lebih karena sugesti dan emosi, bukan fisiologi,” kata Dr. Stephen Carstensen, pakar gangguan pernapasan tidur.

Artinya, jika seseorang yakin sulit tidur saat bulan purnama, sugesti itu saja bisa membuatnya benar-benar susah tidur.

Namun penelitian ilmiah menunjukkan ada benarnya.

Studi di Swiss pada 2013 menemukan bahwa saat bulan purnama, aktivitas otak dalam fase tidur dalam menurun hingga 30 persen, waktu tertidur bertambah sekitar 5 menit, dan total tidur berkurang sekitar 20 menit. 

Peserta juga melaporkan tidur lebih buruk dan kadar melatonin hormon penentu kesiapan tidur lebih rendah.

“Cahaya, baik alami maupun buatan, bisa menekan produksi melatonin.

Jadi cahaya bulan memang berpotensi membuat kita lebih terjaga,” jelas Dr. Alex Dimitriu, psikiater dan pakar tidur dari Menlo Park Psychiatry and Sleep Medicine.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved