Berita Aceh Timur
Tenggelam di Sungai, Warga Simpang Jernih Ditemukan Meninggal
Ahmad (39), warga Dusun Jati, Gampong Melidi, Kecamatan Simpang Jernih, Aceh Timur, sebelumnya dinyatakan hilang terseret arus, ditemukan meninggal
Kapolsek Simpang Jernih, Ipda Maswelliadi, dari Polres Aceh Timur, menyatakan bahwa pencarian korban berlangsung tanpa henti selama tujuh hari.
Laporan Maulidi Alfata | Aceh Timur
PROHABA.CO, IDI - Ahmad (39), warga Dusun Jati, Gampong Melidi, Kecamatan Simpang Jernih, Aceh Timur, sebelumnya dinyatakan hilang terseret arus, ditemukan meninggal dunia.
Setelah tujuh hari pencarian intensif, Tim SAR Gabungan berhasil menemukan jasadnya pada Rabu (16/10/2024) sekitar pukul 17.15 WIB di Sungai Desa Babo, Kecamatan Bandar Pusaka, Kabupaten Aceh Tamiang.
Kapolsek Simpang Jernih, Ipda Maswelliadi, dari Polres Aceh Timur, menyatakan bahwa pencarian korban berlangsung tanpa henti selama tujuh hari.
"Setelah dievakuasi, jenazah langsung dibawa ke rumah keluarganya di Desa Babo, Aceh Tamiang, untuk dimakamkan," ungkap Maswelliadi.
Sementara itu Korpos Basarnas Langsa Aulia Rahman menerangkan jenazah ditemukan pada pukul 17.15 WIB dengan jarak -+22 KM dari LKP aliran sungai Babo, Kecamtan Bandar Pusaka, Aceh Tamiang.
Menurut keterangan saksi saat akan melintas menuju Desa Sulum, terlihat ada sesosok mayat yang terdampar di aliran sungai Babo.
Baca juga: Dihantam Ombak Usai Diduga Jatuh dari Tebing, Seorang Warga Aceh Jaya Ditemukan Meninggal
Baca juga: Polisi Tangkap Kakek Yang Diduga Cabuli Anak Dibawah Umur di Aceh Selatan
"Kemudian saksi menghubungi Datok Babo untuk mendapat petunjuk lebih lanjut, setelah dicek oleh Datok dan warga ternyata mayat tersebut benar mayat yang hilang dari Desa Melidi, Kecamatan Simpang Jernih," tuturnya.
Sebelumnya, insiden ini terjadi pada Rabu (09/10/2024), ketika Ahmad bersama rekannya, Sabri (23), pulang dari ladang di Desa Melidi menggunakan perahu kecil.
Saat hendak merapat, mesin perahu tiba-tiba mati, menyebabkan perahu terhanyut hingga terbalik di Batu Katak.
Keduanya terhempas ke sungai.
Husen (40), seorang warga yang sedang memancing di lokasi kejadian, berusaha menolong keduanya.
Namun, hanya Sabri yang berhasil diselamatkan, sedangkan Ahmad terbawa arus.
Perahu mereka kemudian ditemukan di aliran Sungai Simpang Jernih, tepatnya di Desa Balai Karang, Kecamatan Bandar Pusaka, Aceh Tamiang. (*)
Baca juga: Kevin Diks Jadi Pilar Tim yang Bisa Tumbangkan MU
Baca juga: Petani Ditemukan Meninggal di Perkebunan PT Satya Agung Aceh Utara
Baca juga: Diduga Epilepsinya Kambuh Saat Mancing, Pemuda Aceh Tamiang Meninggal Terseret Arus Sungai
Artikel ini telah tayang di SerambiNews.com dengan judul Sepekan Pencarian, Warga Simpang Jernih yang Tenggelam di Sungai Ditemukan Meninggal,
Update berita lainnya di PROHABA.co dan Google News
| Bupati Aceh Timur Buka TMMD Reguler ke-128 di Birem Bayeun |
|
|---|
| Heboh Surat Mutasi ASN Palsu di Aceh Timur, BKPSDM Pastikan Hoaks |
|
|---|
| Difalitasi Dinas Koperasi dan UKM Aceh, 100 UMKM Aceh Timur Ikut Sertifikasi Halal |
|
|---|
| Polsek Idi Rayeuk Tangkap Pria 35 Tahun, Barang Bukti 12 Paket Sabu Diamankan |
|
|---|
| Diduga Serobot Lahan, PT CGU Didemo Warga di Aceh Timur, Tuntut Ganti Rugi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/prohaba/foto/bank/originals/Tim-SAR-berhasil-evakuasi-jenazah-korban-yang-tenggelam-di-sungai-Simpang-Jernih.jpg)