Senin, 20 April 2026

Berita Aceh Besar

Pesantren Babul Magfirah Cot Keueung Terbakar Lagi, Empat Bilik Santri Hangus

Kebakaran hebat kembali melanda Pesantren Babul Magfirah di Desa Lam Alu Cut (Cot Keueung), Kecamatan Kuta Baro, Aceh Besar, Sabtu (30/11/2024) malam.

Editor: Muliadi Gani
for serambinews.com
Kebakaran hebat kembali melanda Pesantren Babul Magfirah di Desa Lam Alu Cut (Cot Keueng), Kecamatan Kuta Baro, Aceh Besar, Sabtu (30/11/2024) sekitar pukul 20.05 WIB. 

Menurut Ridwan, saat kebakaran terjadi para santri sedang intens belajar sebagai persiapan mengikuti ujian. Mengetahui ada kebakaran dari dalam salah satu ruangan tengah, santri wanita langsung diarahkan untuk lari ke luar ke titik aman.

Laporan Indra Wijaya | Aceh Besar

PROHABA.CO, JANTHO -  Kebakaran hebat kembali melanda Pesantren Babul Magfirah di Desa Lam Alu Cut (Cot Keueung), Kecamatan Kuta Baro, Aceh Besar, Sabtu (30/11/2024) malam. 

Bangunan lantai dua pesantren itu terbakar sekitar pukul 20.05 WIB.  

Terbakarnya pesantren yang dipimpin Ustaz Masrul Aidi LC itu menyebabkan empat bilik asrama putri di lantai dua rusak berat dan satu bilik asrama lantai pertama rusak ringan.

Taka da korban jiwa maupun yang cedera dalam peristiwa tersebut.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (Kalaksa BPBD) Aceh Besar, Ridwan Jamil mengatakan, asrama tersebut dihuni 105 santri, setiap biliknya ditempati 21 orang.

Akibat peristiwa tersebut, seluruh peralatan santri, mulai dari tempat tidur, kasur, Al-Qur’an, kitab, buku belajar, hingga beberapa peralatan lainnya, ikut terbakar.

“Seluruh santri dalam keadaan selamat setelah dilakukan evakuasi ke halaman dayah,” kata Ridwan.

Selain bilik santri, gudang penyimpanan peralatan Pramuka juga habis dilalap api.

Dia mengatakan, kebakaran itu merupakan peristiwa kedua menimpa Pesantren Darul Magfirah.

Baca juga: TUTOENG, Pesantren Babul Magfirah Cot Keueng Aceh Besar Terbakar

Baca juga: Pesantren Dayah Al Maimanah Abu Keude Dua Terbakar

Kebakaran serupa terjadi pada Januari 2024.

Menurut Ridwan, saat kebakaran terjadi para santri sedang intens belajar sebagai persiapan mengikuti ujian.

Mengetahui ada kebakaran dari dalam salah satu ruangan tengah, santri wanita langsung diarahkan untuk lari ke luar ke titik aman.

“Kebakaran itu terjadi diduga akibat korsleting listrik.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved