Jumat, 17 April 2026

Berita Aceh Timur

Viral, Gegara Senjata Mainan dan Bendera Bintang Bulan Warga Aceh Timur Diringkus Polisi

Sebuah video TikTok viral di Aceh Timur menjadi pusat perhatian dalam beberapa hari terakhir ini dengan adanya sejumlah orang memperlihatkan sedang

Editor: Muliadi Gani
humas Polres Aceh Timur
Lima senjata laras panjang mainan dan pistol mainan serta satu lembar bendera bintang bulan diamankan dari pelaku pembuatan vedio milad GAM, Selasa (10/12/2024). 

Kapolres Aceh Timur AKBP Nova Suryandaru, S.I.K., melalui Kasat Reskrim Iptu Adi Wahyu Nurhidayat, menegaskan pihaknya telah menindaklanjuti laporan tersebut.

Laporan Maulidi Alfata | Aceh Timur

PROHABA.CO, IDI - Sebuah video TikTok viral di Aceh Timur menjadi pusat perhatian dalam beberapa hari terakhir ini dengan adanya sejumlah orang memperlihatkan sedang memegang benda menyerupai senjata api.

Video tersebut diunggah bertepatan dengan peringatan milad Gerakan Aceh Merdeka (GAM), memicu kekhawatiran publik yang tersebar luas di media sosial.

Merespons situasi ini, Polres Aceh Timur segera mengambil tindakan.

Kapolres Aceh Timur AKBP Nova Suryandaru, S.I.K., melalui Kasat Reskrim Iptu Adi Wahyu Nurhidayat, menegaskan pihaknya telah menindaklanjuti laporan tersebut.

 "Setelah unggahan itu viral, kami langsung melakukan penelusuran untuk mengidentifikasi pelaku," ujar Iptu Adi Wahyu, Selasa  (10/12/2024).

Hasil penyelidikan mengarah pada seorang pria berinisial ZU (36), warga Kecamatan Peureulak. 

ZU kemudian berhasil diamankan tanpa perlawanan.

Baca juga: Rumah Kost Dihuni Delapan Mahasiswi Terbakar di Lhokseumawe

Baca juga: Rumah Polisi Ditembak OTK, Balmetfor Sumut Olah TKP Bersama Polres Aceh Timur

Fakta di Balik Video

Setelah dilakukan pemeriksaan, diketahui bahwa senjata yang digunakan dalam video tersebut hanyalah senjata mainan

Selain itu, polisi juga menemukan barang bukti berupa satu lembar bendera bintang bulan yang turut muncul dalam video tersebut.

Menurut Kasat Reskrim, ZU mengaku tidak bermaksud menimbulkan keresahan.

 “Pelaku menyebut video itu dibuat hanya untuk hiburan. 

Namun, ia mengakui kesalahannya dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved