Selasa, 5 Mei 2026

Tahukah Anda

Mengapa Berenang Disebut Olahraga Terbaik? Berikut Penjelasannya

Berenang merupakan salah satu olahraga yang cukup populer dan diminati oleh sebagian besar orang.  Ternyata, olahraga renang juga cukup banyak

Tayang:
Editor: Muliadi Gani
Unsplash
BERENANG - Ilustrasi berenang. Berenang merupakan salah satu olahraga terbak yang cukup populer dan diminati oleh sebagian besar orang. hingga olahraga ini menjadi salah satu olahraga populer di seluruh dunia.  

PROHABA.CO - Berenang merupakan salah satu olahraga yang cukup populer dan diminati oleh sebagian besar orang. 

Ternyata, olahraga renang juga cukup banyak memberikan dampak positif bagi kesehatan tubuh dan mental. 

Renang merupakan salah satu cabang olahraga akuatik, di mana kecepatan gerakan kaki dan tangan menjadi kunci utamanya agar tubuh tetap mengapung.

Manfaat berenang cukup beragam, hingga olahraga ini menjadi salah satu olahraga populer di seluruh dunia. 

Saat berbicara tentang olahraga, banyak orang langsung memikirkan lari, bersepeda, atau angkat beban. 

Namun, berenang sering kali luput dari perhatian, padahal olahraga ini menawarkan berbagai manfaat luar biasa.

Dari meningkatkan kekuatan otot hingga menyehatkan jantung dan paru-paru.

Berenang adalah bentuk latihan yang unik dengan hasil yang optimal.

Berenang mengaktifkan hampir seluruh bagian tubuh tanpa memberikan tekanan berlebih pada sendi.

Itulah mengapa di semua tempat orang tua dan muda suka berenang, baik sebagai olahraga maupun rekreasi. 

Manfaat kardiovaskular

Salah satu keuntungan terbesar dari berenang adalah peningkatan kesehatan jantung.

Penelitian menunjukkan bahwa olahraga ini dapat meningkatkan sirkulasi darah, mengoptimalkan efisiensi kerja jantung, dan mengurangi risiko serangan jantung serta stroke.

“Berenang adalah aktivitas yang melibatkan seluruh tubuh secara ritmis dan dinamis, yang meningkatkan detak jantung serta menurunkan tekanan darah secara efektif,” kata Hirofumi Tanaka, Direktur Cardiovascular Aging Research Laboratory di University of Texas at Austin.

Selain itu, berenang mengurangi kekakuan pembuluh darah dan menurunkan stres oksidatif serta peradangan dalam tubuh.

Uniknya, olahraga ini juga memperkuat hubungan antara sistem kardiovaskular dan pernapasan karena paru-paru bekerja lebih keras untuk memenuhi kebutuhan oksigen tubuh.

 “Tekanan hidrostatik air yang dikombinasikan dengan peningkatan volume darah pusat membuat sistem pernapasan lebih tertantang, sehingga meningkatkan kapasitas paru-paru dan efi siensi kardiovaskular,” ujar John Whyte, Kepala Medis di WebMD.

Baca juga: Mengapa Begitu Banyak Burung Merpati di Kota-Kota Besar Dunia?

Tanpa risiko cedera

Berenang tidak hanya meningkatkan daya tahan jantung, tetapi juga berperan dalam pembentukan dan penguatan otot.

Kepadatan dan viskositas air menciptakan resistensi alami yang membuat setiap gerakan terasa lebih berat dibandingkan di darat, sehingga melatih otot secara menyeluruh tanpa membebani sendi.  

“Untuk mendorong tubuh ke depan, berenang membutuhkan keterlibatan banyak kelompok otot utama,” jelas Heather Massey, dosen senior dan ilmuwan olahraga di University of Portsmouth.

Gerakan renang melibatkan berbagai otot, termasuk otot inti dan fleksor pinggul untuk keseimbangan; otot leher, lengan, tangan, dan bahu untuk gerakan mendorong air; otot dada dan punggung untuk stabilitas; otot bokong, kaki, dan telapak kaki untuk dorongan.

“Jika kamu bisa menyebutkan nama otot lain, kemungkinan besar otot tersebut pun digunakan saat berenang,” kata Mitch Lomax, seorang ahli pulmonologi dan fisiologi olahraga.

Menariknya, olahraga ini memberikan efek serupa dengan angkat beban dalam hal penguatan otot, tetapi tanpa tekanan berlebihan yang dapat menyebabkan cedera.

“Resistensi air memungkinkan penguatan otot tanpa keausan yangterjadi saat mengangkat beban,” kata Whyte.

Selain itu, berenang meningkatkan fleksibilitas, memperbaiki postur tubuh, serta memperlambat proses penuaan.

Olahraga ini juga terbukti bermanfaat bagi penderita multiple sclerosis, artritis, serta membantu mengatur kadar gula darah.

“Berenang memfasilitasi penyerapan dan penggunaan glukosa melalui mekanisme yang tidak bergantung pada insulin, serta meningkatkan sensitivitas insulin,” jelas Massey. 

Mengatur berat badan

Banyak orang tidak menyadari bahwa berenang dapat membakar banyak kalori.

Analisis kesehatan masyarakat menemukan bahwa seseorang dengan berat 70 kg bisa membakar sekitar 281 kalori per jam dengan berenang santai, sedangkan berenang gaya bebas dengan intensitas tinggi bisa membakar hingga 704 kalori per jam.

Bahkan, gaya kupu-kupu dapat membakar hingga 774 kalori per jam, menjadikannya olahraga yang sangat efektif untuk menjaga berat badan.

Namun, ada satu tantangan unik: berenang dalam air dingin bisa meningkatkan nafsu makan.

“Air dingin dapat menurunkan suhu darah yang mengalir ke hipotalamus, bagian otak yang mengatur rasa lapar, sehingga menyebabkan peningkatan nafsu makan setelah berenang,” jelas Whyte.

Oleh karena itu, penting untuk menyadari pola makan setelah berenang, terutama jika tujuan utama adalah menurunkan berat badan. 

Baca juga: Mengapa Manusia Memiliki Golongan Darah yang Berbeda? Ini Penjelasannya

Manfaat mental

Berenang tidak hanya baik untuk tubuh, tetapi juga untuk pikiran.

Bergerak dalam air meningkatkan aliran darah ke otak dan merangsang pelepasan hormon serotonin dan dopamin, yang dikenal sebagai hormon kebahagiaan.

“Berenang telah terbukti mengurangi tingkat stres, memperbaiki suasana hati, serta menurunkan gejala kecemasan dan depresi,” kata Whyte.

Selain itu, efek menenangkan dari air dan ritme pernapasan yang stabil menciptakan pengalaman meditatif yang membantu menenangkan pikiran.

Olahraga ini juga meningkatkan kualitas tidur, kemungkinan besar karena kombinasi antara pengurangan stres dan aktivitas fisik yang cukup intens. 

Cocok untuk segala usia

Salah satu keunggulan terbesar berenang adalah aksesibilitasnya bagi berbagai kelompok usia dan kondisi kesehatan.

Karena air memberikan daya apung alami yang mengurangi tekanan pada sendi dan otot, berenang menjadi pilihan ideal bagi orang-orang yang mengalami keterbatasan fisik.

“Berenang adalah aktivitas fisik yang bisa dilakukan oleh semua orang, termasuk mereka yang memiliki gangguan neurologis, ortopedi, kardiovaskular, pernapasan, atau muskuloskeletal,” ujar Lori Sherlock, Koordinator Terapi Akuatik di West Virginia University School of Medicine.

Dibandingkan olahraga darat seperti lari yang memiliki risiko cedera tinggi, berenang lebih aman karena dilakukan dalam lingkungan yang mendukung tubuh dengan lebih baik. 

Ini juga menjadi alasan mengapa terapi air sering digunakan dalam rehabilitasi medis.

Nah, jika kamu belum bisa berenang, ada banyak cara untuk belajar.

Bergabung dengan program latihan atau belajar dengan guru privat bisa menjadi langkah awal. Banyak kolam renang menyediakan layanan kursus atau latihan berenang.

Bagi yang belum percaya diri untuk berenang, kelas aerobik air bisa menjadi alternatif yang tetap memberikan manfaat olahraga air. 

Cara lain adalah mengombinasikan renang dengan berjalan atau jogging di air untuk membangun kekuatan dan kenyamanan dalam air.

Karena berenang cukup menguras tenaga, penting untuk memberikan waktu istirahat bagi otot agar dapat pulih dengan baik.

“Setelah tubuh lebih bugar dan terbiasa dengan tuntutan berenang, latihan berturut-turut tidak akan menjadi masalah,” tambah Lomax.

Lebih dari sekadar olahraga, berenang adalah pengalaman yang menyenangkan dan menyegarkan yang dapat meningkatkan kesehatan fisik, mental, serta kualitas hidup secara keseluruhan. 

Seperti yang dikatakan Whyte, “Berenang bukan hanya latihan, tetapi juga perjalanan yang dapat mengubah hidup. Jadi, selamat berenang dan nikmati manfaatnya!” 

Baca juga: Mengapa Naluri Kita Menyukai Anak Hewan yang Imut-Imut, Menggemaskan?

Baca juga: Mengapa Peminum Teh Hidup Lebih Lama, Berikut Penjelasannya

Baca juga: Mengapa Lalat Sering Terbang Mendekati Kita, Berikut Penjelasan Ahli

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Berenang Disebut Olahraga Terbaik, Mengapa Begitu?", 

Update berita lainnya di PROHABA.co dan Google News

 

 

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved