Kamis, 18 Juni 2026

Kesehatan

Fenomena Cuci Darah di Kalangan Anak Muda Meningkat, Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Meningkatnya tren cuci darah di kalangan anak muda seharusnya menjadi peringatan bagi semua pihak untuk lebih peduli terhadap kesehatan ginjal.

Tayang:
Penulis: Riva Ramadhani | Editor: Jamaluddin
Shutterstock
ILUSTRASi CUCI DARAH - Ilustrasi cuci darah, alat cuci darah, dan hemodialisis penderita penyakit gagal ginjal. Terkini, meningkatnya kasus cuci darah akibat gagal ginjal di kalangan anak muda harus menjadi perhatian serius semua pihak terkait. 

Banyaknya fenomena cuci darah pada kalangan anak muda melainkan karena kasus penderita gagal ginjal yang semakin meningkat.

PROHABA.CO - Fenomena meningkatnya jumlah anak muda yang menjalani cuci darah semakin harus menjadi perhatian serius semua pihak terkait.

Banyaknya fenomena cuci darah pada kalangan anak muda karena kasus penderita gagal ginjal yang semakin meningkat.

Berdasarkan Data dari Kementerian Kesehatan menunjukkan bahwa jumlah pasien gagal ginjal di Indonesia terus meningkat secara signifikan dalam beberapa tahun terakhir.

Bahkan, banyak di antara pasien cuci darah kini berusia di bawah 20 tahun, sebuah kondisi yang sebelumnya lebih banyak dialami oleh orang dewasa.

Menurut data Kementerian Kesehatan, pada tahun 2019, angka kematian akibat gagal ginjal kronis mencapai 2,35 persen atau sekitar 1,4 juta orang.

Angka ini terus bertambah hingga 2023, dengan lebih dari 42.000 kematian akibat penyakit ginjal kronis. 

Baca juga: Seorang Kakak di Bengkulu Tega Rudapaksa Adik Kandung Hingga Trauma, Terancam 12 Tahun Penjara

Tak hanya berdampak pada kesehatan, peningkatan jumlah penderita gagal ginjal kronis juga menimbulkan beban finansial yang besar.

Data Kementerian Kesehatan mencatat, pada tahun 2022, biaya yang dikeluarkan untuk pengobatan gagal ginjal kronis, termasuk cuci darah, mencapai Rp 2,1 triliun untuk 1,32 juta kasus.

Angka ini melonjak pada 2023, dengan jumlah kasus mencapai 1,5 juta dan biaya pengobatan meningkat hingga Rp 2,92 triliun.

Tak hanya itu, bahkan hingga sekarang tahun 2025 yang belum semuanya direkap kementerian kesehatan, banyak di berbagai akun media sosial tampak tren cuci darah semakin menjadi, saking banyak penderita gagal ginjal.

Tren ini menunjukkan bahwa penyakit ginjal kini menjadi ancaman serius bagi masyarakat, terutama di kalangan anak muda.

Baca juga: Sekjen Partai Aceh Abu Razak Meninggal Dunia Saat Ibadah Umrah, Akan Dimakamkan di Mekkah

Agar kita tahu bagaimana cara mengantisipasi fenomena ini meningkat, mari simak berikut penyebab banyaknya gagal ginjal di usia muda, serta cara mengatasinya berdasarkan situs kesehatan:

Penyebab Meningkatnya Kasus Gagal Ginjal

Penyakit: 

  • Memiliki diabetes
  • Tekanan darah tinggi
  • Penyakit genetik dan autoimun
  • Penyakit arteri perifer (PAD)
  • Asam urat tinggi
  • dan lain-lain
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup K - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 00:00 WIB
Portugal
Portugal
1 - 1
DR Congo
RD Kongo
Grup L - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 03:00 WIB
England
Inggris
Live
Croatia
Kroasia
Grup L - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00 WIB
Ghana
Ghana
VS
Panama
Panama
Grup K - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 09:00 WIB
Uzbekistan
Uzbekistan
VS
Colombia
Kolombia
Grup A - Matchday 2
Kamis, 18 Juni 2026 | 23:00 WIB
Czechia
Ceko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved