Jumat, 17 April 2026

Psikologi

Hidup di Era Teknologi Tapi Mudah Depresi, Mengapa? Ini Alasannya

Hidup di era perkembangan teknologi tidak dapat menjamin kesehatan mental stabil, beberapa faktor yang menyebabkan Gen Z mudah mengalami depresi.

Penulis: Cut Bintu Jabbabirah | Editor: Jamaluddin

Namun siapa sangka jika di era teknologi yang berkembang pesat ini, Gen Z mudah mengalami depresi dan mengalami Anxiety (kecemasan).

PROHABA.CO - Gen Z merupakan generasi yang lahir pada tahun 1997-2012.

Gen Z juga dikenal dengan generasi Internet karena mereka lahir di era perkembangan teknologi yang pesat.

Namun siapa sangka jika di era teknologi yang berkembang pesat ini, Gen Z mudah mengalami depresi dan mengalami Anxiety (kecemasan).

Hasan Askari, seorang Realistic Psychology dan HR Consultant dalam channel YouTube Jeda Nulis mengatakan, anak kecil dan orang-orang zaman sekarang perkembangannya banyak bermasalah. 

Mengapa demikian?

Ini sebabnya:

1. Lebih Banyak Indoor daripada Outdoor

Berdasarkan hasil riset, Gen Z yang paling banyak tingkat depresi dan kecemasan karena dididik sama orang tuanya yang tidak pernah menyatu dengan alam.

“Kita survei lebih banyak mana yang megang hanphone sama outdoor.

Saya jamin banyak yang megang handphone.

Ada peneliti, penulis buku namanya Johahn Hari, dia meneliti kenapa sekarang epidemik orang depresi dan orang yang punya gangguan kecemasan di era modern ini meningkat, bahkan cukup signifikan peningkatannya dibanding dengan generasi orang tua kita atau nenek kita.

Johann Hari ini pengen tahu penyebab-penyebab depresi ini apa saja.

Karena kebanyakan psikiater dan psikolog kontemporer menggatakan bahwa depresi ini muncul karena ketidakseimbangan kimia di otak kita, ketidakseimbangan hormon di otak kita," jelasnya.

Depresi adalah tidak adanya atau tidak cukupnya hormon serotonin di otak kita seperti seharusnya. 

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved