Psikologi
Hidup di Era Teknologi Tapi Mudah Depresi, Mengapa? Ini Alasannya
Hidup di era perkembangan teknologi tidak dapat menjamin kesehatan mental stabil, beberapa faktor yang menyebabkan Gen Z mudah mengalami depresi.
Penulis: Cut Bintu Jabbabirah | Editor: Jamaluddin
Nah lucunya anak-anak yang lahir era sekarang dilahirkan dan dibesarkan oleh keluarga yang sangat mencintai kenyamanan indoor.
2. Kehilangan koneksi dengan manusia
Alasan mengapa orang-orang modern lebih banyak depresi dan gangguan mental lainnya adalah karena kehilangan koneksi dengan manusia atau deep and meaningfull connection.
“Orang dulu itu sangat dekat dengan tetangganya, sangat dekat dengan saudara-saudara mereka, sekarang di era modern manusia mulai hilang koneksi yang disebabkan oleh teknologi.
Kita lihat saja orang-orang nongkrong di kafe, kita survei lebih banyak mana yang megang handphone sama yang asik ngobrol.
Saya jamin lebih banyak yang megang hanphone,” jelasnya.
Kehilangan koneksi antarmanusia ini menjadi penyebab bahwa orang merasakan depresi karena kesepian.
Maka solusinya adalah kita harus belajar untuk kembali di kehidupan yang sebenarnya.
Sebagai makhluk sosial, kita harus berinteraksi dengan sesama dan dengan untuk mencegah rentan terjadinya depresi. (Penulis adalah mahasiswa internship dari Prodi Ilmu Komunikasi Universitas Syiah Kuala)
Update berita lainnya di PROHABA.co dan Google News
psikologi
Gangguan Kesehatan Mental
Orang Indonesia
keindahan alam
kekuatan otak
era teknologi
Depresi
Gen Z
Prohaba.co
| Dadan Hindayana Dikabarkan Dijemput Kejagung, Kantor BGN Digeledah dan Dijaga Ketat |
|
|---|
| Pemko Banda Aceh Mulai Salurkan Gaji Ke-13 ASN |
|
|---|
| Liburan Berujung Duka, Satu Keluarga Ditemukan Tewas di Tenda Glamping Posong Temanggung |
|
|---|
| Ria Ricis Akui Jalani Operasi Hidung, Penampilan Baru Jadi Sorotan Publik |
|
|---|
| Petani di Tangse Pidie Diserang Kawanan Gajah Liar, Satu Korban Dilarikan ke Rumah Sakit |
|
|---|