Berita Banda Aceh
778 Anak Petani Lulus TNI AD, Tangis Haru Selimuti Lapangan Rindam Iskandar Muda
sebanyak 778 orang anak petani, 52 anak nelayan, 133 anak buruh, 169 anak yatim, dan lain sebagainya.
Sebanyak 778 orang anak petani, 52 anak nelayan, 133 anak buruh, 169 anak yatim, dan lain sebagainya
PROHABA.CO, BANDA ACEH – Tangis haru tak terbendung dari ribuan para Calon Tamtama (Catam) Prajurit Karier (PK) serta keluarganya yang dinyatakan lulus.
Bahkan rasa kebahagiaan tak mampu diungkapkan saat sebanyak 1.630 putra terbaik Aceh dinyatakan lulus sebagai Catam (PK) Gelombang II TNI AD Tahun Anggaran 2025.
Kelulusan tersebut diumumkan berdasarkan hasil sidang pantukhir yang digelar di Resimen Induk Kodam Iskandar Muda (Rindam IM), Kamis kemarin (17/7/2025).
"Seluruh proses seleksi dilakukan secara objektif, transparan, dan akuntabel.
Kami mencari sosok calon prajurit yang tak hanya kuat secara fisik dan cakap secara akademik, tapi juga memiliki moralitas tinggi, etika baik, serta semangat pengabdian kepada bangsa dan negara," kata Panglima Kodam Iskandar Muda, Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Niko Fahrizal.
Mayjen Niko menjelaskan, dalam proses seleksi ini sebanyak 1.630 peserta dinyatakan lulus dari total 1.998 peserta yang mengikuti Pantukhir.
Dari jumlah tersebut, 1.180 calon prajurit Kecabangan Infanteri akan mengikuti pendidikan pertama di Rindam Iskandar Muda.
Sementara 450 lainnya akan melanjutkan pendidikan kecabangan lain di lembaga pendidikan militer TNI AD di luar wilayah Kodam IM.
Ia mengungkap, latar belakang sosial ekonomi calon prajurit yang lulus kali ini cukup beragam.
Di antaranya sebanyak 778 orang anak petani, 52 anak nelayan, 133 anak buruh, 169 anak yatim, dan lain sebagainya.
Baca juga: Pikul Semen hingga Batu Bata, Ratusan Prajurit TNI "Arungi" Sungai untuk Pugar Makam Cut Meutia
Hal ini, kata Niko, menjadi salah satu sorotan positif dalam proses rekrutmen TNI AD, bahwa seluruhnya memiliki peluang yang sama tanpa diskriminasi.
“Hal ini menegaskan bahwa Kodam IM berkomitmen membuka akses selebar-lebarnya kepada masyarakat dari berbagai latar belakang untuk menjadi bagian dari keluarga besar TNI AD,” tegasnya.
Niko juga mengingatkan masyarakat bahwa rekrutmen TNI AD dilaksanakan secara gratis, tanpa biaya apa pun.
Ia mengimbau agar masyarakat waspada terhadap oknum tidak bertanggung jawab yang mengatasnamakan panitia dan menawarkan janji kelulusan dengan imbalan tertentu.
| Harga BBM Naik di Aceh, Aktivitas Bus Antarprovinsi Tetap Beroperasi Normal |
|
|---|
| Relawan Tiongkok dan Malaysia Salurkan 9.500 Paket Bantuan untuk Korban Bencana Aceh |
|
|---|
| Di Aceh Terdapat 281.984 Anak Tak Diimunisasi, Ini Tiga Daerah yang Paling Banyak |
|
|---|
| Aceh Jadi Tuan Rumah Konferensi Internasional Arsitektur dan Kebencanaan DR3 2026 |
|
|---|
| Pasutri di Banda Aceh Ditangkap Polisi, Diduga Jadi Penadah Motor Curian |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/prohaba/foto/bank/originals/Catam-PK-TNI-AD.jpg)