Kamis, 9 April 2026

Universitaria

Buruan Daftar! Ada Beasiswa Kursus Bahasa Inggris Gratis untuk Guru Kemenag 

Program ini dirancang untuk meningkatkan kompetensi profesional guru MI dalam pengajaran bahasa asing, khususnya Bahasa Inggris

Editor: Misran Asri
Dok Kemenag
BURUAN DAFTAR - Logo Kemenag. Beasiswa kursus Bahasa Inggris gratis yang diperuntukkan untuk guru Kemenag. 

Program ini dirancang untuk meningkatkan kompetensi profesional guru MI dalam pengajaran bahasa asing

PROHABA.CO - Untuk anda yang berprofesi sebagai guru Madrasah Ibtidaiyah (MI), Kementerian Agama (Kemenag) sedang membuka pendaftaran Kursus Bahasa Inggris.

Melalui Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah, Kementerian Agama meluncurkan program Kemenag siapkan beasiswa bagi 300 guru MI terpilih untuk mengikuti kursus. 

Program ini dirancang untuk meningkatkan kompetensi profesional guru MI dalam pengajaran bahasa asing, khususnya Bahasa Inggris.

Baca juga: Kemenag Umumkan Jadwal dan Lokasi Ujian CAT PPPK Tahap 2, Ini Ketentuannya

Hal dimaksud agar selaras dengan tuntutan kurikulum dan kebutuhan belajar peserta didik di jenjang dasar. 

Guru semakin percaya diri dan terampil 

“Ini adalah bentuk ikhtiar serius kami untuk mempersiapkan guru MI agar mampu mengajar Bahasa Inggris dengan pendekatan yang tepat, menyenangkan, dan berbasis kebutuhan anak,” ujar Direktur GTK Madrasah, Thobib Al Asyhar, dilansir dari laman Kemenag, Minggu (27/7/2025). 

“Dengan penguasaan metodologi dan alat asesmen yang baik, guru akan lebih percaya diri dan terampil dalam mentransfer keterampilan bahasa kepada siswa,” sambungnya. 

Baca juga: Hardiknas 2025, Kakanwil Kemenag Aceh Tekankan Pentingnya Disiplin dan Penerapan Kurikulum Cinta

Kursus ini diselenggarakan secara daring dan terbuka bagi guru MI di seluruh Indonesia. 

Kuota program ini terbatas hanya untuk 300 peserta. 

Pendaftaran dibuka mulai 24 hingga 31 Juli 2025 melalui laman https://s.id/KursusguruMI

Dalam kursus ini, peserta akan dibekali kemampuan memetakan kebutuhan Bahasa Inggris anak, menguasai teknik pengajaran keterampilan bahasa (listening, speaking, reading, writing), kosa kata, dan tata bahasa. 

Serta memahami pendekatan pembelajaran dan asesmen yang sesuai dengan perkembangan usia anak. 

Thobib menjelaskan bahwa program ini merupakan hasil kolaborasi antara Direktorat GTK Madrasah dan Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta melalui Regional English Language Office (RELO), bekerja sama dengan asosiasi pengajar Bahasa Inggris internasional, TESOL. 

Baca juga: Kemenag Segera Buka Rekrutmen Petugas Haji 2025, Simak Syarat Daftarnya

“Kolaborasi ini menjadi bukti bahwa penguatan kualitas guru madrasah tidak bisa dilakukan sendiri, tetapi perlu dukungan jejaring global.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved