Senin, 27 April 2026

Berita Lhokseumawe

Wali Kota Lhokseumawe Sidak Pasar Inpres, Respons Munculnya Isu Beras Oplosan

Wali Kota Lhokseumawe, Dr Sayuti Abubakar SH MH, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar Inpres Lhokseumawe pada Rabu (30/7/2025).

Editor: Muliadi Gani
DOK PEMKO LHOKSEUMAWE
SIDAK PASAR - Wali Kota Lhokseumawe, Dr Sayuti Abubakar memimpim tim melakukan sidak ke Pasar Inpres Lhokseumawe, Rabu (30/7/2025). 

Laporan Saiful Bahri | Lhokseumawe

PROHABA.CO, LHOKSEUMAWE -  Wali Kota Lhokseumawe, Dr Sayuti Abubakar SH MH, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar Inpres Lhokseumawe pada Rabu (30/7/2025).

Sidak tersebut menyasar langsung ke pedagang beras, menyusul mencuatnya isu dugaan beras oplosan dan praktik permainan harga di pasar tradisional tersebut.

Dalam kegiatan yang berlangsung sejak pagi itu, Wali Kota didampingi sejumlah pejabat terkait, termasuk dari Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Disperindagkop UKM).

Tim melakukan pendataan harga beras jenis medium dan premium, sekaligus meninjau secara langsung kondisi fisik beras yang dijual kepada konsumen.

“Kami ingin memastikan tidak ada tindakan curang seperti mencampur beras kualitas rendah dengan beras premium.

Ini menyangkut hak konsumen dan kredibilitas pasar kita,” ujar Sayuti di tengah sidak.

Wali Kota mengingatkan seluruh pedagang agar menjaga etika berdagang, tidak mengambil keuntungan dengan merugikan masyarakat, serta menghindari praktik-praktik manipulatif yang dapat merusak ekosistem pasar.

Baca juga: Polresta Banda Aceh dan Bulog Sidak Pasar, Tidak Ditemukan Beras Oplosan

Baca juga: DPR RI Setujui Prabowo Beri Amnesti untuk Hasto Kristiyanto dan Abolisi ke Tom Lembong

Sayuti juga mengimbau pedagang agar menjunjung tinggi etika berdagang dan tidak mencari keuntungan dengan cara yang merugikan masyarakat.

Wali Kota menegaskan bahwa pihaknya akan menindak tegas jika ditemukan praktik curang dalam penjualan beras.

Sidak ini, kata Sayuti, menjadi bagian dari langkah preventif Pemko Lhokseumawe dalam menjaga kestabilan pasar, terutama terhadap potensi lonjakan harga menjelang akhir tahun atau momen hari besar keagamaan.

Sementara itu, Kadisperindagkop dan UKM Lhokseumawe, M Rizal, menegaskan, pihaknya akan terus melakukan pengawasan secara berkala dan membuka kanal pengaduan bagi masyarakat yang menemukan indikasi praktik curang di pasar.

“Jika ada pedagang yang terbukti melakukan pengoplosan atau menaikkan harga secara tidak wajar, tentu akan kami tindak sesuai aturan.

 Kami ingin pasar tetap sehat, transparan, dan adil,” tegas M Rizal.

Langkah cepat Pemko Lhokseumawe ini diapresiasi oleh para pedagang dan pembeli yang berharap pengawasan semacam ini rutin dilakukan.

Mereka menilai sidak seperti ini mampu menciptakan rasa aman, menjaga kualitas pangan, dan mendorong terciptanya perdagangan yang jujur. (*)

Baca juga: Disperindag Akan Operasi Pasar Beras di Seluruh Aceh, 29 dan 30 Juli 2025

Baca juga: Beras SPHP Mulai Menipis di Kota Sabang, Bulog Sebut Masih Tunggu Izin Penyaluran

Update berita lainnya di PROHABA.co dan Google News

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved