Rabu, 15 April 2026

Berita Aceh Timur

ABK Aceh Timur Meninggal Dunia Usai Terpeleset dan Jatuh ke Laut 

 Seorang nelayan yang juga Anak Buah Kapal (ABK) KM. BSI Star asal Aceh Timur, Agusri bin Ibrahim (50), meninggal dunia setelah terpeleset

Editor: Muliadi Gani
SERAMBINEWS.COM/MAULIDI ALFATA  
ABK JATUH KE LAUT - Evakuasi jenazah Anak Buah Kapal (ABK) KM. BSI Star asal Aceh Timur, Agusri korban yang jatuh ke laut saat mencari ikan, di perairan Aceh Timur, Kamis (16/10/2025).  

"Korban terpleset dan jatuh ke laut dari lambung kiri kapal saat hendak membakar ikan," ujar Muksalmina, saksi mata sekaligus sesama ABK.

PROHABA.CO, ACEH TIMUR – Seorang nelayan yang juga Anak Buah Kapal (ABK) KM. BSI Star asal Aceh Timur, Agusri bin Ibrahim (50), meninggal dunia setelah terpeleset dan jatuh ke laut saat mencari ikan, Kamis (16/10/2025).

Peristiwa tragis ini terjadi sekitar 158 mil dari Pelabuhan Kuala Idi, pada koordinat 07°05'00" N - 96°120'00" E.

Melansir Informasi yang diterima Serambinews.com dari saksi, menyebutkan insiden terjadi sekitar pukul 11.00 WIB ketika kapal KM BSI Star sedang dalam perjalanan menuju lokasi penangkapan ikan.

Sesaat sebelum kejadian, korban sempat mengajak rekannya, Muksalmina, ke bagian belakang kapal untuk mengakses ikan, namun ajakan itu ditolak.

Namun Muksal menolaknya karena menurutnya ikan kurang bagus, lalu korban pergi sendiri ke belakang kapal dengan membawa ikan.

"Korban terpleset dan jatuh ke laut dari lambung kiri kapal saat hendak membakar ikan," ujar Muksalmina, saksi mata sekaligus sesama ABK.

Setelah mengetahui Agusri jatuh, Muksal berteriak memberi tahu pawang kapal, Muslem AB, yang dengan sigap memutar balik kapal.

Dua ABK lainnya, Nurjabar dan Munar, langsung terjun ke laut untuk menyelamatkan korban.

Baca juga: Nelayan di Aceh Timur Jatuh ke Laut, Tim Gabungan Lakukan Pencarian

Baca juga: Suami di Aceh Tamiang Meninggal dalam Kecelakaan Saat Jemput Anak dan Istri Baru Keluar RSUZA

Sekitar lima menit kemudian, Agusri berhasil dievakuasi dalam keadaan sadar.

Korban sempat diberi pertolongan pertama berupa air putih dan air gula, namun kondisinya terus melemah.

Pelayaran pun Dibatalkan

Pawang kapal Muslem AB, memutuskan untuk membatalkan perjalanan mencari ikan dan segera membawa korban kembali ke dermaga pelabuhan Idi.

"Namun dalam perjalanan pulang, korban semakin kritis, kehilangan kesadaran, hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia," tutur Zulkifli, salah satu ABK KM. BSI Star.

Tubuh korban sudah dingin dan sudah tidak lagi bernafas," tutur Zulkifli seorang ABK yang ikut mencari ikan bersama kapal KM. BSI Star itu.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved